RADAR SURABAYA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim memetakan ada 79 jalur rawan macet saat Lebaran 2026. Titik-titik tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Surabaya, Madura, pantura hingga kawasan tapal kuda dan jalur selatan.
Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto mengatakan, pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Di Jawa Timur terdapat 79 titik rawan kemacetan yang perlu diantisipasi pemudik. Penyebabnya beragam, mulai dari pasar tumpah, persimpangan, bottleneck, akses kawasan wisata, hingga perlintasan kereta api,” kata Javid belum lama ini.
Baca Juga: Menhub Ancang-Ancang Tindak Tegas Truk Nakal! Ribuan Pelanggar SKB Lebaran 2026 Terjaring Razia
Ia menjelaskan, sebagian besar titik rawan kemacetan dipicu oleh pasar tumpah, persimpangan jalan, serta 47 perlintasan kereta api yang berpotensi memperlambat arus kendaraan. Selain itu, kemacetan juga berpotensi terjadi di akses terminal dan kawasan wisata yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono mengungkap, selain pasar tumpah, pihaknya juga memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di jalan tol selama periode mudik Lebaran. Beberapa di antaranya adalah Exit Tol Bandar, Exit Tol Pandaan, KM 12 Tol Surabaya–Gempol atau Jembatan Gunungsari, Gate Tol Sidoarjo II, Gate Tol Japanan Utama, KM 763 Tol Porong–Sidoarjo, serta Gate Tol Singosari.
Baca Juga: Pernak-pernik Serambi MyPertamina
Di jalur arteri, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di sejumlah ruas utama, seperti Exit Manyar Gresik–Tuban (Pantura), Duduksampeyan, dan Jalan Pegaden dari Tugu Manyar hingga simpang tiga Tol Manyar di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.
Sementara di Kota Surabaya, titik rawan kepadatan berada di Exit Tol Warugunung, Jalan Ir Soekarno (MERR), serta Jalan Rolak Gunungsari.
Beberapa titik lainnya juga diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan, seperti By Pass Krian, Jalan Raya Sepanjang, dan Simpang Tiga Medaeng di Sidoarjo, Simpang Empat Kenanten dan Jalan Raya Mojoagung di Mojokerto, hingga Exit Tol Bandar dan perlintasan sebidang Bandar di Jombang.
“Potensi kemacetan juga diperkirakan terjadi di kawasan wisata dan jalur utama lainnya seperti Jalan Ir Soekarno, Jalan Pattimura, dan Simpang Pendem di Kota Batu, serta Jalan Raya Tlogomas, Jalan Panji Suroso, dan Jalan Kolonel Sugiono di Kota Malang,” jelasnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek