Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waduh! 295 Perlintasan KA di Jatim Tanpa Palang Pintu, Ini Antisipasinya

Nurista Purnamasari • 2026-03-14 14:35:12

Masih banyak perlintasan KA di Jatim yang tak memiliki palang pintu bisa membahayakan pengguna jalan, khususnya saat musim mudik.
Masih banyak perlintasan KA di Jatim yang tak memiliki palang pintu bisa membahayakan pengguna jalan, khususnya saat musim mudik.

RADAR SURABAYA - Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, sebanyak 295 perlintasan kereta api sebidang di Jawa Timur tercatat tidak memiliki palang pintu maupun penjagaan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan, terutama dengan meningkatnya volume perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Jawa Timur, Denny Michels Adlan, menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polda Jatim untuk melakukan langkah mitigasi.

“Dari 1001 perlintasan sebidang, ada 295 yang tidak terjaga. Saya benar-benar concern, mengingat ada 24 KA fakultatif dan tambahan yang akan lewat. Petugas PJL (Penjaga Lintasan) harus diedukasi betul,” ujarnya, Sabtu (14/3).

Selain pengawasan jalur, Denny menyebut pengecekan kelaikan armada atau ramp check juga telah rampung dilakukan.

“Baik itu memeriksa kesiapan stasiun, fasilitasnya seperti apa, kesiapan sarana dan lokomotifnya,” tambahnya.

Volume pemudik tahun ini diperkirakan naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dua stasiun besar di Surabaya, yakni Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, diproyeksikan menjadi titik konsentrasi massa tertinggi.

“Untuk di Stasiun Gubeng bisa mencapai 10 ribu orang per hari, sedangkan di Pasar Turi sekitar 8.500–9.000 penumpang per hari,” jelas Denny.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya memprediksi jumlah pemudik mencapai 533.155 orang, naik 7 persen dari tahun 2025.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, mengatakan pihaknya menyiapkan 561.528 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 11 Maret–1 April 2026.

“Kami proyeksikan melayani 533.155 pelanggan, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu,” ujarnya, Jumat (13/3).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 mengoperasikan 55 lokomotif, 520 kereta, dan 12 Kereta Rel Diesel (KRD) yang telah dinyatakan laik melalui ramp check.

Selain itu, sebanyak 157 personel tambahan disebar untuk memantau enam titik daerah pantauan khusus. Fasilitas pelayanan di stasiun juga diperkuat dengan penambahan 23 petugas Customer Service Mobile (CSM). (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #mudik lebaran #perlintasan tanpa palang #kai daop 8 surabaya #idul fitri #Jawa Timur #balai teknik perkeretaapian