Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kepala Dindik Jatim: Gubenur Beri Program Bedah Rumah untuk Kesejahteraan Guru

Mus Purmadani • Selasa, 2 Desember 2025 | 02:10 WIB
PERHATIAN: Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengungkapkan apresiasinya terhadap guru.(IST/RADAR SURABAYA)
PERHATIAN: Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengungkapkan apresiasinya terhadap guru.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberikan apresiasi besar kepada para guru dalam momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN). Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk komitmen Pemprov dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Majapahit.

Aries menegaskan, setiap tahun guru menjadi bagian penting dalam mencetak murid berprestasi. “Kita mengapresiasi para guru karena setiap tahun pasti ada Hari Guru Nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah. Murid-murid hebat dan berprestasi tentu lahir dari guru-guru yang hebat,” ujarnya, Senin (1/12).

Lebih lanjut Aries mengatakan, Jawa Timur telah menjadi langganan juara umum di berbagai kompetisi nasional, mulai dari sains, akademik, seni hingga olahraga. Prestasi tersebut menurutnya merupakan bukti kuat kualitas para pendidik di Jatim.

Pada peringatan Hari Guru Nasional tahun ini, Gubernur Jawa Timur juga memberikan berbagai bentuk apresiasi, termasuk penghargaan kepada guru berprestasi tingkat nasional. “Kemarin saat peringatan nasional, guru-guru Jawa Timur menjadi yang paling banyak mendapatkan apresiasi,” kata Aries.

Salah satu bentuk penghargaan yang paling luar biasa adalah program bedah rumah untuk guru dan tenaga pendidik yang membutuhkan. Program tersebut merupakan inisiatif pribadi Gubernur Jatim sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan guru.

“Ini program inisiasi dari Ibu Gubernur secara pribadi. Kami berharap program ini berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Jangan sampai guru memikirkan kesulitan hidupnya. Kita ingin mereka hidup lebih layak,” jelas Aries.

Ia juga mengatakan bahwa tantangan besar Dinas Pendidikan Jatim saat ini adalah pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Banyak sekolah negeri maupun swasta masih memerlukan peningkatan fasilitas. Aries mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang telah berkomitmen menambah alokasi anggaran sarpras pada 2026.

Selain itu, persoalan guru honorer juga masih menjadi pekerjaan rumah. Aries menyebut, moratorium pengangkatan guru membuat masih banyak tenaga honorer yang belum terangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh.

“Masih ada guru honorer, karena proses kenaikan status juga berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kami berharap semua guru honorer nantinya bisa menjadi PPPK. Saat ini banyak guru yang pensiun tetapi belum diimbangi dengan penambahan guru baru,” katanya.

Aries menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk memastikan gaji yang lebih layak pada 2026 seiring efisiensi anggaran dan dukungan pusat.

“Guru adalah pilar utama pendidikan. Tugas kami memastikan mereka bekerja dalam kondisi yang baik, layak, dan bermartabat,” tutupnya. (mus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Berita Jawa Timur terbaru #bedah rumah #Nasib #Janji #HGN #Di Jawa Timur #Dindik Jatim #Untuk #2025 #Berita Pendidikan Terbaru #pppk #guru #program #Berita Pendidikan #di jatim #Berita Pendidikan Hari Ini #honorer #dinas pendidikan #hari guru nasional (hgn) #pemprov jatim