Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cahyo Harjo Prakoso: Program Cek Kesehatan Gratis Efektif Tekan Penyakit Kronis di Surabaya

Mus Purmadani • Sabtu, 1 November 2025 | 00:20 WIB
KESEHATAN: Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Sidotopo Wetan, Jumat (31/10). 
KESEHATAN: Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Sidotopo Wetan, Jumat (31/10). 

RADAR SURABAYA - Upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit mendapat dukungan penuh dari DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, memberikan apresiasi tinggi kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai Puskesmas Kota Surabaya.

Hal itu disampaikan Cahyo saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Sidotopo Wetan, Jumat (31/10). Dalam kunjungannya, ia meninjau langsung fasilitas layanan kesehatan dan memantau pelaksanaan program CKG, yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan RI.

“Kami lihat program CKG ini sudah berjalan dengan baik. Dalam masa awal sosialisasi saja, sudah ada 30 hingga 50 warga yang memanfaatkan layanan setiap bulan. Ini capaian positif,” ujar Cahyo.

Politisi asal Fraksi Gerindra tersebut juga memuji semangat para tenaga kesehatan yang aktif mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin. Menurutnya, program CKG tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga mengurangi beban pembiayaan daerah di bidang kuratif.

“Kami akan terus kawal program ini. Semakin banyak masyarakat sadar pentingnya cek kesehatan, semakin kecil kemungkinan penyakit berat muncul,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya, sebanyak 63 Puskesmas di seluruh wilayah kota telah menjalankan program CKG sebagai bentuk layanan promotif dan preventif pemerintah. Seluruh Puskesmas tercatat aktif tanpa adanya laporan kendala berarti.

Sementara itu, Kepala Tim Kerja Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (PTM Dankeswa) Dinkes Surabaya, Nur Laila, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama sejak program ini tidak lagi dibatasi berdasarkan tanggal ulang tahun.

“Sekarang masyarakat bisa melakukan cek kesehatan kapan pun. Kami bahkan mendekatkan layanan ke masyarakat melalui kegiatan di Balai RW, sekolah, masjid, perusahaan, hingga permintaan organisasi masyarakat,” jelas Nur Laila.

Berkat strategi “jemput bola” tersebut, Surabaya kini menjadi kota dengan angka pemanfaatan CKG tertinggi di Jawa Timur.

Hal senada disampaikan Pj Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Jatim, Ganjar Nailil, yang turut mendampingi kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi kinerja seluruh Puskesmas di Surabaya yang aktif melayani masyarakat, baik di dalam maupun di luar gedung.

“Dari 63 Puskesmas, semuanya sudah menjalankan CKG, bahkan lebih banyak di luar gedung. Para nakes turun langsung ke masyarakat untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Ganjar menargetkan pelaksanaan program CKG di Jawa Timur dapat mencapai 36 persen sasaran penerima manfaat pada akhir tahun 2025. Saat ini, capaian baru mencapai 21 persen dari total target 42 juta penerima manfaat.

“Kami optimis target bisa tercapai karena tren pemanfaatan terus meningkat,” kata Ganjar.

Program CKG sendiri memberikan layanan pemeriksaan kesehatan komprehensif. Jika ditemukan indikasi penyakit serius, pasien akan diarahkan ke Puskesmas untuk tindak lanjut, atau dirujuk ke rumah sakit bila fasilitas tidak memadai.

Dari hasil pemantauan dashboard ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku), tiga kasus tertinggi yang ditemukan di Jawa Timur melalui program ini adalah karies gigi, hipertensi, dan diabetes melitus.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sidotopo Wetan, dr. Evi Susanti, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian DPRD Jatim dan Dinas Kesehatan.

“Kami bangga dan termotivasi dengan kunjungan ini. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat bisa merasakan manfaat kesehatan yang lebih maksimal,” ucapnya.

Dengan adanya program Cek Kesehatan Gratis, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat dan angka penyakit kronis dapat ditekan sejak dini. (mus)

Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Cahyo Harjo Prakoso saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Sidotopo Wetan, Jumat (31/10). (mus/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#puskesmas #Cek #penyakit #program #kesehatan #gerindra