Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mau Liburan ke Bromo? Waspadai Larangan Dishub Probolinggo untuk Motor Matik, Ini Alasannya

Guntur Irianto • Sabtu, 7 Juni 2025 | 20:14 WIB
HATI-HATI: Dishub Probolinggo memasang banner larangan motor matik ke Gunung Bromo. (ANTARA/RADAR SURABAYA)
HATI-HATI: Dishub Probolinggo memasang banner larangan motor matik ke Gunung Bromo. (ANTARA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Libur panjang dan perayaan Yadnya Kasada membuat Gunung Bromo menjadi salah satu tujuan wisata. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mulai mengantisipasi dengan memasang banner larangan bagi wisatawan untuk tidak menggunakan sepeda motor matik ke Bromo.

Dikutip dari Antara, imbauan ini dipasang sejumlah ruas jalan menuju ke Gunung Bromo. Pemasangan banner ini dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan yang sering kali terjadi pada pengendara motor matik.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung dan wisatawan untuk tidak menggunakan motor matic saat menuju atau kembali dari Gunung Bromo. Itu demi keselamatan bersama," kata Kadishub abupaten Probolinggo Edy Suryanto, dikutip dari Antara, Sabtu (7/6).

Ia mengungkapkan, Imbauan itu dikeluarkan terkait insiden kecelakaan yang terjadi banyak dialami penggunaan kendaraan matik di jalur terjal dan berliku kawasan Gunung Bromo. Bahkan tak jarang pengendara mengalami luka berat hingga meninggal dunia. 

Imbauan itu adalah hasil dari Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Dishub Kabupaten Probolinggo yang difasilitasi oleh Pemkab Probolinggo bersama pemangku kepentingan terkait.

Ia menjelaskan motor matic tidak dirancang untuk menghadapi medan menanjak dan menurun ekstrem seperti di kawasan Bromo, terutama di Kecamatan Sukapura karena sistem pengereman dan traksi roda motor matic dinilai kurang stabil saat menghadapi turunan panjang dan tikungan tajam.

"Pemasangan banner imbauan di sejumlah titik strategis di jalur menuju Bromo, khususnya di Kecamatan Sukapura. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang akhir pekan dan menjelang pelaksanaan Yadnya Kasada," katanya. (ant/gun)

Editor : Guntur Irianto
#wisatawan #imbauan #libur #bromo #pengendara #alasan #sepeda motor #kecelakaan #bromo bebas kendaraan #motor #mengapa #wisata #banner #yadnya kasada #liburan #gunung #Pergi #Matic #larangan #Himbauan #kasada #idul adha #Dishub probolinggo #Matik