Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

GOR Indoor GBT dan Lapangan Kalibokor Disulap Jadi RS Darurat

Administrator • Minggu, 18 Juli 2021 | 21:14 WIB
GOR Indoor GBT dan Lapangan Kalibokor Disulap Jadi RS Darurat
GOR Indoor GBT dan Lapangan Kalibokor Disulap Jadi RS Darurat

SURABAYA - Setelah menyulap lapangan tembak menjadi rumah sakit darurat (RSLT), Pemkot Surabaya kembali memodifikasi GOR Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai rumah sakit darurat. Pemkot juga berencana mempersiapkan rumah sakit darurat di Lapangan Kalibokor, Gubeng, yang menggunakan tenda.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, hadirnya rumah sakit darurat tersebut membuat penanganan pasien Covid-19 bisa lebih cepat di berbagai wilayah. Apabila ada warga di Kecamatan Pakal yang sesak napas karena Covid-19  tidak perlu lagi ke RSLT, tapi cukup di rawat di GBT ini.
Eri mengaku tidak asal membuka rumah sakit darurat di setiap kelurahan/kecamatan. Pemkot memastikan terlebih dulu stok oksigennya dan fasilitas kesehatan lainnya sudah siap baru dibuka rumah sakit darurat.  “Sekarang ini  warga yang isolasi mandiri membutuhkan oksigen, sehingga kita akan beli oksigen itu. Makanya, kalau nanti sudah siap beserta oksigennya, kita langsung buka,” katanya.
Rumah sakit darurat di GBT itu direncanakan bisa menampung sekitar 200 orang. Sedangkan rumah sakit darurat di Kalibokor akan menampung sekitar 50 orang.
Camat Benowo Muslich Hariadi mengatakan, meski kawasan Benowo berdekatan dengan Pakal, lokasi rumah sakit darurat GOR Indoor GBT, pihaknya berencana menggunakan rumah sakit darurat di lapangan di dekat Sentra Ikan Romokalisari.
"Kami sudah mengusulkan empat hari  lalu kepada Satgas Covid-19 Kota Surabaya rencana lapangan yang berdekatan dengan Sentra Ikan Romokalisari sebagai rumah sakit darurat," katanya.
Namun, usulan tersebut, menurut Muslich, perlu dikaji seperti ketersediaan sarana dan prasarana hingga ketersediaan oksigen dan mobil ambulans. "Kami nunggu hasil kajian dulu dari satgas. Layak atau tidak karena juga menyangkut biaya operasional seperti tenda, oksigen, kipas angin hingga mobil ambulans," jelasnya.
Menurut dia, penggunaan lapangan untuk rumah sakit darurat sangat cocok agar warganya tidak perlu jauh-jauh ke RSLT di Kenjeran. Sejak bulan lalu kawasan Benowo mengalami peningkatan kasus Covid-19. Ia mengaku selama PPKM darurat berlangsung ada tren penurunan kasus Covid-19 di kawasan Benowo mencapai 50 persen. 
Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian mengatakan, saat ini pihaknya terus mempercepat proses pembersihan di GOR Indoor GBT sebagai rumah sakit darurat. Pihaknya menunggu arahan berikutnya terkait tempat lain yang digunakan sebagai rumah sakit lapangan tembak.
Iman menyebut pengerjaan GBT sudah mencapai 80 persen. Nantinya kapasitas pasien yang bisa ditampung sekitar 200 bed, kemudian kamar mandi ada 20 bilik,'' katanya. (rmt/rek)

Editor : Administrator
#pemkot surabaya