Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Risma Ajak Delegasi Jepang Keliling Siola

Administrator • Jumat, 27 Oktober 2017 | 14:20 WIB
Risma Ajak Delegasi Jepang Keliling Siola
Risma Ajak Delegasi Jepang Keliling Siola

SURABAYA – Setelah berlangsung sejak Senin (23/10) lalu, perhelatan 4th Join Working Group (JWG) ditutup dengan agenda city tour. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan para pimpinan perguruan tinggi di Indonesia dan Jepang dalam rangka penguatan kerja sama khususnya dalam bidang pendidikan dan industri.
Pertemuan yang ditujukan untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Negara Sakura tersebut mengusung tema Strengthening Network for Research, Innovation in Higher Education and Industry yang membahas sedikitnya tiga poin penting terkait manajemen perguruan tinggi. Diantaranya memperkuat kerjasama industri, pengembangan dunia akademik dan peningkatan inovasi dalam riset dan publikasi bersama.
Sebanyak 40 rombongan yang terdiri dari 30 rombongan akademisi ITS dan 10 rombongan dari Jepang ikut dalam kegiatan tersebut. Sebagai Kota yang dipilih menjadi tuan rumah, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengajak delegasi asal Jepang untuk mengunjungi kantor pusat administrasi terpadu yang berada di gedung Siola.
Setibanya di lokasi, Risma beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menyambut para delegasi yang hadir dengan didampingi Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Ir. Joni Hermana. Disana, Risma memperkenalkan berbagai layanan publik seperti command center, museum dan co-working space.
“Semua urusan pelayan publik mulai pembuatan KTP, akta kelahiran dan surat pindah penduduk dan semuanya menggunakan sistem elektronik. Jadi warga tidak perlu berlama-lama lagi untuk menunggu hasilnya,” tutur Risma kepada para delegasi.
Setelah selesai mengitari pelayanan publik yang terdapat lantai dasar, Ibu arek-arek Suroboyo itu kemudian mengajak para delegasi untuk melihat command center dimana pada lokasi tersebut interaksi antara kedua belah pihak semakin intens. Wali kota yang juga didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Antiek Sugiharti menjelaskan, fungsi dari command center atau ruang kendali darurat ditujukan untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi dengan cepat.
Selain itu, Risma menambahkan, dalam command center itu pula tersedia jajaran layar monitor yang digunakan untuk memantau moda transportasi darat khususnya di jalanan utama Kota Surabaya.
“Ini untuk memantau arus kendaraan dan wilayah yang mengalami kemacetan. Intinya command center adalah tempat pengaduan dari segala macam kejadian dan siap melayani 24 jam,” terang Walikota perempuan pertama di Surabaya tersebut.
Tak puas dengan itu, Risma juga menjelaskan instansi-instansi terkait yang bekerja di ruang command center. “Di sini lengkap dan campur, ada Pemadam Kebakaran, Polisi, Linmas, Satpol PP, Bakesbangpol, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perhubungan dan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan,” ujarnya dengan bangga.
Pada sesi berikutnya, rombongan diarahkan untuk melihat tempat berkumpulnya anak-anak muda kreatif atau yang biasa disebut co-working space yang berada di lantai 3. Dijelaskan oleh Risma, tempat ini disediakan untuk anak-anak muda yang ingin mengasah minat-bakat di bidang industri kreatif.  Selain itu, anak-anak bisa mengeksplorasi kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi dan membangun start-up.
“Jadi co-working space ini seperti workshop-nya mereka. Nanti akan ada trainer yang akan membina mereka. Peralatan hardware semua akan kami sediakan di sana sehingga anak-anak tinggal mengoptimalkan penggunaannya saja,” jelasnya.
Di akhir acara, Risma menawarkan kepada rombongan untuk mencicipi produk minuman yang tersaji di bagian depan koridor sebelum melakukan sesi foto bersama. “Minuman ini dibuat oleh pelaku UKM dan dibantu oleh komunitas tata rupa dari segi packaging-nya,” imbuhnya.

Editor : Administrator