RADAR SURABAYA - Sopir: yen ngaso mampir. Kalau istirahat mampir. Entah mampir ke mana, sesuka hati si sopir. Bisa mampir ke tempat yang benar maupun salah.
Hancur sudah kondisi rumah tangga antara Karin, 33,dan Donwori, 36, yang telah dibina sejak tahun 2014 lalu.
Donwori yang bekerja sebagai sopir, njekethek kepincut dengan Wanita Idaman Lain (WIL).
Karin dan Donwori adalah pasangan suami istri yang secara sah menikah dan tercatat di KUA Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.
Dalam masa pernikahan yang sudah terjalin selama 11 tahun tersebut, keduanya dikaruniai dua anak.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Donwori setiap hari banting tulang untuk mencari nafkah dengan berprofesi sebagai sopir. Ia sopir perusahaan logistik.
Antar kota antar provinsi alias AKAP. Pulangnya tak tentu. Bisa dua minggu bahkan satu bulan sekali.
Namun seiring berjalannya waktu, Donwori yang bekerja bertemu dengan banyak orang dan lebih sering di luar kota, akhirnya tertarik kepada seorang perempuan.
Diketahui perempuan yang menjadi Wanita Idaman Lain (WIL) Donwori tersebut adalah Sephia. Ia pemilik sebuah warung makan merangkap toko peracangan yang buka 24 jam di jalur pantura.
Warung milik Sephia ini dikenal sebagai rest areanya sopir AKAP. Selain lokasinya strategis, juga karena menghidangkan makanan yang enak dan murah. Yang disukai para sopir. Termasuk Donwori.
Hubungan pernikahan antara Karin dan Donwori pada awalnya berjalan harmonis, tenteram dan jauh dari masalah.
Namun semenjak Donwori mengenal Sephia, kondisi tersebut akhirnya berubah. 180 derajat.
Donwori makin jarang pulang. Ia juga mulai tidak konsisten dalam memberikan nafkah lahir terhadap keluarganya. Uang yang diberikan kepada Karin pun selalu kurang.
Hal tersebut tentu saja membuat sering terjadinya pertengkaran di antara keduanya.
"Awalnya saya juga tidak tahu, kenapa kok uang yang diberikan kepada saya semakin berkurang? Dan ternyata ada sesuatu dibaliknya," ujar Karin.
Hubungan terlarang antara Donwori dan Sephia tersebut, membuatnya sering terlibat pertengkaran dengan Karin. Yang sudah tidak bisa didamaikan.
Karena seringnya terlibat pertengkaran dengan istrinya tersebut, Donwori memilih pergi meninggalkan keluarganya. Yang memicu Karin untuk mendaftarkan gugatan cerai ke Kantor Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa