Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Donwori Ngotot Tak Mau Dicerai Meski Istrinya Sudah STW karena Alasan Intim yang Satu Ini

Nofilawati Anisa • Jumat, 23 Februari 2024 | 15:24 WIB

Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono


Tak semua laki-laki menikah karena alasan cinta. Ada juga laki-laki yang nikah karena alasan lain.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Donwori masuk kategori laki-laki milenial. Ia kelahiran tahun 1990. Agustus tahun ini usianya 34 tahun.

Meskipun kategori cowok milenial, tapi ia tak menyukai perempuan yang seusianya. Apalagi perempuan yang lebih muda.

“Sejak dulu saya suka wanita yang usianya di atas saya. Apalagi yang bodinya masih hot,” tanpa sungkan Donwori bercerita kepada Radar Surabaya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, Senin (19/2).

Keperluan Donwori ke PA adalah mempertahankan pernikahannya dengan Karin.

Ceritanya, Karin minta cerai. Alasan yang diajukan Karin sangat klasik, karena sudah tidak ada kecocokan.

“Kehidupan rumah tangga kita bahagia-bahagia saja. Nggak pernah ada yang namanya ribut. Jelas saya nggak mau menceraikan dia,” tegas Donwori.

Lalu mengalirlah cerita Donwori tentang Karin. Ia menikahi Karin dua tahun lalu. Posisi Karin saat itu janda dengan satu anak.

“Waktu nikah umurnya (Karin, Red) sudah mau 50. Anaknya waktu itu sudah lulus kuliah. Mira (anaknya Karin, Red) juga merestui pernikahan kami,” ungkapnya.

Melihat mimik muka Radar Surabaya yang menyiratkan keterkejutan, Donwori langsung tanggap.

“Jangan salah, meskipun umurnya 50 tapi bodinya kayak anak SMA,” Donwori cerita tentang kekagumannya pada Karin.

Rupanya Karin ini seorang MUA alias makeup artis, khusus untuk pernikahan Jawa.

Karena profesinya itu, Karin menjadi perempuan yang sangat merawat diri. “Luar dalam dirawat. Jadi nggak cuma luarnya saja, tapi dalamnya juga sangat dirawat,” jelas Donwori tanpa menjelaskan kalimatnya karena Radar Surabaya sudah paham.

“Dia itu ‘rapet’ banget. Bikin suaminya betah,” lanjut Donwori.

Karena ‘kerapetan’ ini pula Donwori emoh dicerai. Sampai kapan pun ia ingin memiliki ‘kerapetannya’ Karin.

“Pokoknya sampai kapan pun pernikahan ini akan kupertahankan. Soal cinta itu gampang. Yang penting rapet,” tegas Donwori meninggalkan Radar Surabaya, untuk penemui pengacaranya yang sudah datang. (*/opi)

Editor : Jay Wijayanto
#iso ae #perceraian #Donwori #Karin #pengadilan agama (pa) surabaya