RADAR SURABAYA – Bintang muda Arsenal, Max Dowman, mencetak sejarah baru di Premier League atau Liga Inggris setelah menjadi pencetak gol termuda sepanjang masa dalam kompetisi tersebut.
Pemain berusia 16 tahun itu mencetak gol pada masa tambahan waktu yang memastikan kemenangan 2-0 Arsenal atas Everton pada laga pekan ke-30, Minggu dini hari WIB.
Gol spektakuler Dowman lahir dari aksi individu luar biasa. Ia menerima bola dari area pertahanan sendiri, menggiringnya melewati dua pemain Everton, lalu berlari dari garis tengah tanpa hadangan sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Saat itu, kiper Everton Jordan Pickford berada jauh dari gawang karena maju membantu serangan dalam situasi sepak pojok.
Dengan gol tersebut, Dowman mencatat rekor sebagai pencetak gol termuda Premier League pada usia 16 tahun 73 hari.
Ia memecahkan rekor lama milik James Vaughan yang mencetak gol untuk Everton pada usia 16 tahun 270 hari saat menghadapi Crystal Palace pada 2005.
Performa Sensasional di Usia 16 Tahun
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyebut momen tersebut sebagai salah satu momen paling spesial bagi timnya musim ini.
Menurut Arteta, sebelum pertandingan ia sudah meminta para pemain tampil dengan tekad kuat untuk memenangkan setiap duel di lapangan.
“Itu adalah momen fenomenal. Usaha, kualitas, dan komitmen para pemain sangat luar biasa. Kami bahkan tidak menyangka pertandingan akan berakhir dengan cara seperti itu,” ujar Arteta dalam konferensi pers.
Dowman sendiri baru memainkan pertandingan ketiganya di Premier League musim ini. Sebelumnya, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti pada dua laga di awal musim.
Arteta memasukkan Dowman pada menit ke-74 ketika pertandingan masih imbang tanpa gol. Keputusan tersebut terbukti tepat.
Mengubah Jalannya Pertandingan
Selain mencetak gol penutup, Dowman juga berperan penting dalam gol pertama Arsenal yang dicetak oleh Viktor Gyökeres pada menit-menit akhir pertandingan.
Arteta menilai kehadiran Dowman langsung memberi energi baru bagi tim dan para suporter di stadion.
“Ia menciptakan energi berbeda di stadion. Bukan hanya golnya, tetapi setiap kali ia menyentuh bola, selalu ada ancaman bagi lawan,” kata Arteta.
Rekor Baru dan Masa Depan Cerah
Sebelumnya, Dowman juga telah mencatat sejarah di UEFA Champions League sebagai pemain termuda yang pernah tampil dalam kompetisi tersebut pada usia 15 tahun 308 hari saat menghadapi Slavia Prague.
Menariknya, Dowman masih berstatus pelajar. Ia mulai berlatih bersama tim utama Arsenal sejak berusia 14 tahun setelah dipanggil langsung oleh Arteta.
Sesuai regulasi Premier League untuk pemain di bawah 18 tahun, Dowman bahkan harus berganti pakaian di ruang ganti terpisah dari pemain senior Arsenal.
Arsenal Makin Dekat Gelar Liga
Kemenangan atas Everton membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Premier League.
The Gunners kini unggul 10 poin dari peringkat kedua, Manchester City, meskipun telah memainkan dua pertandingan lebih banyak.
Hasil ini juga membuka peluang besar bagi Arsenal untuk meraih gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun.
Dengan performa luar biasa di usia sangat muda, Max Dowman kini digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dalam sepak bola Inggris.
Jika terus berkembang, bukan tidak mungkin namanya akan menjadi ikon baru Arsenal di masa depan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan