RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya tengah memantau kondisi kebugaran Gali Freitas jelang laga penting menghadapi Persijap Jepara pada lanjutan Super League musim 2025/2026.
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/12/2025), dan menjadi momentum kebangkitan Green Force setelah puasa kemenangan.
Gali Freitas sebelumnya mengalami masalah medis saat Persebaya menghadapi Borneo FC. Hingga kini, tim medis masih melakukan pemantauan intensif guna memastikan kesiapan pemain tersebut tampil dalam laga krusial akhir tahun.
Pelatih caretaker Persebaya, Uston Nawawi, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan tim dokter terkait perkembangan kondisi sang pemain.
“Untuk kondisi Gali, kami selalu berkoordinasi dengan tim dokter,” ujar Uston.
Persebaya Lapar Kemenangan
Uston mengakui bahwa seluruh skuad Persebaya memiliki motivasi tinggi untuk mengakhiri tren negatif yang berlangsung selama lima pertandingan terakhir tanpa kemenangan.
“Kami semua sudah lapar akan kemenangan. Sudah haus akan kemenangan. Momentum itu kami harapkan datang saat melawan Persijap,” ungkap pelatih asal Sidoarjo tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap performa timnya saat menghadapi Borneo FC pada laga sebelumnya, meskipun harus berhadapan dengan pemuncak klasemen dan kehilangan beberapa pemain utama.
“Mereka ingin membuktikan bahwa ini Persebaya. Meski lawan berada di peringkat satu dan ada pemain yang absen, pemain lain mampu menggantikan peran tersebut,” tambahnya.
Posisi Klasemen: Tekanan Berbeda
Menjelang laga ini, Persebaya berada di peringkat ke-8 klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 19 poin. Sementara itu, Persijap Jepara masih terpuruk di peringkat ke-17 atau zona degradasi dengan raihan 9 poin.
Pertemuan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim. Persebaya mengincar tiga poin untuk kembali ke jalur persaingan papan atas, sedangkan Persijap berjuang keluar dari ancaman degradasi.
Dukungan penuh suporter di Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi Green Force untuk menutup tahun 2025 dengan hasil positif.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan