Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Terungkap! Begini Format Resmi FIFA ASEAN Cup, Turnamen Baru yang Bikin Piala AFF Terancam!

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:02 WIB
Photo
Photo

RADAR SURABAYA — Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya resmi memperkenalkan FIFA ASEAN Cup, turnamen baru yang akan menjadi ajang resmi negara-negara Asia Tenggara di bawah kalender FIFA.

Turnamen ini diprediksi bakal menyaingi eksistensi Piala AFF yang selama hampir tiga dekade menjadi kompetisi terbesar di kawasan.

Peluncuran FIFA ASEAN Cup dilakukan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat menghadiri KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Dalam acara itu, Infantino menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar bin Ibrahim.

 “FIFA ASEAN Cup akan mempertemukan semua asosiasi anggota FIFA di Asia Tenggara, dengan format kompetisi yang mengikuti kesuksesan FIFA Arab Cup,” tulis FIFA dalam keterangan resminya.

Format FIFA ASEAN Cup Mirip FIFA Arab Cup

FIFA ASEAN Cup akan menggunakan format yang sama dengan FIFA Arab Cup, yang sudah diadakan sejak 2021 dan digelar setiap empat tahun sekali. Bedanya, jumlah peserta akan disesuaikan dengan anggota ASEAN yang berjumlah 11 negara, yakni:

Indonesia
Malaysia
Thailand
Vietnam
Singapura
Filipina
Myanmar
Laos
Kamboja
Brunei Darussalam
Timor Leste

Jika nanti FIFA ASEAN Cup digelar seperti halnya FIFA Arab Cup, peserta turnamen akan ditentukan berdasarkan peringkat terbaru FIFA.

Negara dengan posisi tertinggi akan langsung masuk fase grup, sementara tim dengan peringkat lebih rendah wajib melewati babak kualifikasi.

Dalam fase grup, setiap tim akan bertanding dengan sistem round robin atau liga kecil. Dua tim teratas dari tiap grup berhak lolos ke babak knockout, yang akan digelar dengan sistem satu leg mulai dari perempat final hingga final.

Turnamen Resmi FIFA, Klub Wajib Lepas Pemain

Dengan status resmi di bawah naungan FIFA, klub-klub profesional di seluruh dunia wajib melepas pemain mereka untuk memperkuat tim nasional selama FIFA ASEAN Cup berlangsung.

Ini menjadi kabar baik bagi negara seperti Indonesia, yang memiliki sejumlah pemain aktif di klub-klub Eropa dan Amerika Serikat.

Selain menjadi ajang perebutan prestise antarnegara ASEAN, FIFA ASEAN Cup juga akan menjadi wadah pembinaan pemain muda dan panggung pencarian bakat untuk klub-klub Asia maupun Eropa.

Ancaman untuk Piala AFF

Kehadiran FIFA ASEAN Cup bisa menjadi tantangan serius bagi Piala AFF yang sudah digelar sejak 1996. Dengan status “resmi FIFA”,

turnamen baru ini memiliki daya tarik lebih besar, terutama karena jadwalnya akan masuk dalam kalender FIFA Matchday, sehingga pemain terbaik kawasan dapat tampil penuh.

“Ini bukan sekadar turnamen, tapi momentum besar untuk menyatukan sepak bola Asia Tenggara di bawah satu payung resmi FIFA,” ujar Infantino saat peluncuran.

Potensi Tuan Rumah dan Jadwal Perdana

Walau FIFA belum mengumumkan tuan rumah edisi perdana, Malaysia dan Indonesia disebut sebagai kandidat kuat karena infrastruktur sepak bolanya dinilai paling siap.

Turnamen ini direncanakan digelar mulai 2026, dengan sistem rotasi tuan rumah empat tahunan, mirip FIFA Arab Cup.

Kehadiran FIFA ASEAN Cup menandai babak baru sepak bola Asia Tenggara. Format kompetisi yang lebih terstruktur, dukungan resmi FIFA, dan

keikutsertaan pemain-pemain terbaik kawasan membuat turnamen ini berpotensi menjadi pengganti Piala AFF di masa depan.

Bagi Timnas Indonesia, ini bisa menjadi ajang pembuktian generasi emas Garuda untuk bersaing di level internasional yang lebih kompetitif dan bergengsi.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Piala AFF #FIFA ASEAN Cup #Asia Tenggara