Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dukun Lintrik, Masih Dicari Ditengah Modernisasi

Rahmat Sudrajat • 2025-01-10 18:46:47

PARANORMAL: Dewi Astutik saat melayani konsultasi supranatural di rumahnya kawasan Kedinding, Surabaya.
PARANORMAL: Dewi Astutik saat melayani konsultasi supranatural di rumahnya kawasan Kedinding, Surabaya.


RADAR SURABAYA - Di tengah modernisasi kota Surabaya, praktik dukun lintrik atau paranormal justru semakin menjamur.

Salah satu contohnya adalah Dewi Astutik, atau yang lebih dikenal sebagai Bunda Dewi, seorang paranormal yang telah menjalankan praktiknya selama delapan tahun.

Bunda Dewi memanfaatkan media sosial, membuktikan bahwa praktik perdukunan mampu beradaptasi dengan era digital.

Bunda Dewi menawarkan berbagai layanan, mulai dari urusan rumah tangga, usaha, karir, hingga pasang susuk, membuka aura, dan mengobati kesurupan.

"Praktik sudah delapan tahun berjalan ini, dulunya saya sudah bisa. Kalau tinggal di Sidotopo Jaya pasti tahu namanya Mak Tin dukun lintrik. Zaman dulu tidak ada sosial media tapi waktu dulu tamunya luar biasa," ujar Bunda Dewi, Kamis (9/1).

Bunda Dewi menjelaskan, orang-orang masih percaya dengan praktik paranormal karena mereka merasa tidak mampu mengatasi masalah mereka dengan cara sendiri.

"Karena mereka merasa masalah yang dihadapi tidak bisa mengatasi solusi secara real. Banyak orang seperti pengusaha besar, bahkan minta privat dan mau bayar mahal," ungkapnya.

Bunda Dewi mewarisi keahlian paranormal dari keluarganya. Bahkan, dia sejak kecil sudah mewarisi kelebihan tersebut.

"Kalau ibu saya ada di Malang, Singosari sampai sekarang masih menjadi paranormal. Terkenal juga namanya," jelasnya.

Awalnya, Bunda Dewi sering mengalami kesurupan dan mengadu kepada ibunya. Ibunya kemudian menyarankan Bunda Dewi untuk membuka praktik paranormal.

Bunda Dewi tidak hanya melayani klien dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri seperti Arab Saudi, Malaysia, Singapura hingga Taiwan.

"Mereka yang dari luar negeri langsung datang ke sini, bahkan metode melalui jarak jauh juga bisa tapi khusus Selasa malam. Tapi syaratnya tinggalnya di luar Jawa Timur dan luar negeri dengan menyediakan media sendiri seperti kembang telon, telor ayam, uang koin tujuh biji," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, awalnya menggunakan sosial media karena iseng.

Bermula lewat Youtube di video ketika mengobati orang akhirnya banyak yang tanya alamat. Dan viewer pun meningkat di YouTube.

"Ketika semakin terkenal di YouTube dari luar kota datang. Kemudian beralih ke Tiktok," ungkapnya.

Bunda Dewi juga meramalkan tentang tahun 2025, yang merupakan tahun shio ular kayu.

"Di tahun 2025 atau sio ular kayu ini dampaknya masalah usaha, masalah rumah tangga banyak yang menikah ketika dewasa. Banyak usaha yang bangkrut. Bencana alam Indonesia bagian timur yang banyak," terangnya.

Praktek Bunda Dewi yang sebelumnya terletak di Jalan Wonosari Wetan Baru X, saat ini berpindah Jalan Kedinding Tengah Jaya Gg 1, Surabaya tak sedikit dari mereka yang datang setiap hari.

Bahkan dia harus membuka antrean maksimal 25 orang dalam sehari untuk mengatasi membludaknya pasien.

Sementara itu, Endang, salah satu pasien Bunda Dewi, mengaku mendapatkan hasil yang luar biasa setelah menjalani praktik di tempat Bunda Dewi.

"Datang ke praktek bunda Dewi tahunya dari Tiktok sudah satu tahun kadang seminggu sekali, kadang dua kalinya," ujar Endang.

Dia mengaku dampaknya luar biasa ketika datang ke tempat praktek Bunda Dewi. Bahkan dulu dia kerap datang ke tempat paranormal lain tapi tak kunjung berhasil.

"Dulu saya sudah kemana-mana nggak pernah ada hasil baru ke Bunda Dewi ada hasilnya," ujar Endang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap hal-hal supranatural masih kuat di masyarakat, bahkan di tengah perkembangan teknologi dan informasi. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#modernisasi #paranormal #surabaya #praktik perdukunan #dukun lintrik