Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bangun Lebih Awal Bantu Atur Aktivitas dan Jaga Kesehatan Mental

M Firman Syah • Selasa, 7 Juli 2026 | 21:17 WIB

Ilustrasi seseorang memulai aktivitas pada pagi hari. Bangun lebih awal menjadi salah satu kebiasaan yang dapat membantu mengatur aktivitas sehari-hari. Foto: Ist.

Ilustrasi seseorang memulai aktivitas pada pagi hari. Bangun lebih awal menjadi salah satu kebiasaan yang dapat membantu mengatur aktivitas sehari-hari. Foto: Ist.

Radar Surabaya – Bangun lebih awal menjadi kebiasaan yang banyak diterapkan untuk memulai hari dengan lebih teratur. Waktu di pagi hari dapat dimanfaatkan untuk menyusun agenda, berolahraga, sarapan, hingga mempersiapkan pekerjaan sebelum menjalani rutinitas.

Kebiasaan ini juga membuat aktivitas terasa lebih terorganisasi. Dengan waktu yang lebih longgar, seseorang tidak perlu terburu-buru sehingga dapat lebih fokus menyelesaikan pekerjaan maupun menjalankan aktivitas harian. Suasana pagi yang masih tenang juga dinilai membantu memulai hari dengan lebih nyaman.

Sejumlah tokoh dunia dikenal memiliki rutinitas bangun pagi. Oprah Winfrey, misalnya, memulai hari dengan meditasi, refleksi, dan olahraga sebelum bekerja. Sementara Mark Wahlberg memilih bangun dini hari untuk berolahraga, berdoa, dan mempersiapkan aktivitasnya.

Selain meningkatkan produktivitas, bangun lebih pagi juga berkaitan dengan kesehatan mental. Penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Psychiatry menunjukkan bahwa menggeser waktu bangun sekitar satu jam lebih awal berhubungan dengan penurunan risiko depresi mayor hingga 23 persen.

Riset yang dilakukan tim peneliti dari University of Colorado Boulder bersama Broad Institute dan Harvard University melibatkan sekitar 840 ribu responden. Hasilnya menunjukkan pola tidur atau kronotipe berpengaruh terhadap kesehatan mental. Orang yang terbiasa bangun lebih pagi memiliki risiko depresi lebih rendah dibandingkan mereka yang tidur dan bangun lebih larut.

Para peneliti menyarankan perubahan jadwal tidur dilakukan secara bertahap. Tidur dan bangun sekitar satu jam lebih awal, disertai durasi tidur yang cukup, dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian atau jam biologis sehingga aktivitas harian berjalan lebih optimal.

Untuk membangun kebiasaan bangun pagi, seseorang disarankan mendapatkan paparan sinar matahari pada pagi hari, mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur, serta menjaga jadwal tidur tetap konsisten setiap hari. Langkah sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
#bangun pagi #gaya hidup sehat #pola tidur #kesehatan mental #produktivitas