RADAR SURABAYA -- Tren kuliner internasional terus berkembang di Surabaya. Salah satunya masakan khas Thailand yang kini mulai diminati masyarakat. Perpaduan rasa manis, asam, gurih, dan rempah yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta kuliner di Kota Pahlawan.
Salah satu restoran yang menghadirkan sajian khas Negeri Gajah Putih adalah Madam Thai di Jalan Jambi, Surabaya. Restoran tersebut menyajikan beragam menu autentik Thailand dengan cita rasa yang telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Isu Pembatasan BBM Bersubsidi, Dewan Surabaya Imbau Warga Tidak Panik
Cook Madam Thai, Hardi Harianto, menjelaskan bahwa masakan Thailand memiliki karakter rasa yang cukup kuat dan khas. Selain itu, menu Thailand juga identik dengan penggunaan makanan laut, sayuran, hingga buah-buahan segar.
“Masakan Thailand itu identik dengan rasa manis, asam, dan gurih. Banyak juga menggunakan seafood, salad sayur, dan buah,” ujarnya, Jumat (22/5).
Menurut dia, salah satu menu yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia adalah sup tomyam. Hidangan tersebut berisi aneka bahan seperti cumi, bakso ikan, udang, hingga fillet ikan kakap yang dipadukan dengan berbagai rempah khas Thailand.
Meski mempertahankan cita rasa asli, Madam Thai tetap melakukan penyesuaian agar lebih sesuai dengan selera lokal. Pengunjung juga dapat meminta tingkat rasa sesuai keinginan, mulai dari tingkat keasaman hingga kepedasan.
“Bumbu sudah kami sesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Pengunjung juga bisa memesan sesuai selera,” katanya.
Baca Juga: Panik saat Tidur, Temukan Ular Piton di Samping Kasur Rumah Warga Surabaya
Madam Thai sendiri memiliki sekitar 15 menu khas Thailand. Mulai hidangan utama hingga makanan ringan. Beberapa menu yang cukup populer di antaranya tomyam, tim ikan lemon, hingga Pad Thai.
Owner Madam Thai, Winarto Hadi, mengatakan ide membuka restoran tersebut berawal dari ketertarikannya terhadap kuliner Thailand. Kegemarannya menikmati makanan khas Thailand saat berlibur menjadi awal lahirnya usaha kuliner tersebut.
“Saya memang suka makanan Thailand dan sering liburan ke sana. Kebetulan juga punya teman seorang chef asli Thailand, akhirnya kami membuka restoran khas Thailand di Surabaya,” ujarnya.
Ia menilai peluang kuliner Thailand di Surabaya masih cukup besar. Sebab, restoran yang menyajikan menu khas Thailand masih tergolong sedikit, sementara minat masyarakat dinilai terus tumbuh.
“Antusias masyarakat bagus. Banyak yang suka makanan Thailand seperti tomyam, tim ikan lemon, dan Pad Thai,” katanya.
Untuk memperkenalkan kuliner Thailand kepada masyarakat, Madam Thai masih mengandalkan promosi melalui media sosial. Sementara mayoritas pelanggan yang datang merupakan kalangan keluarga karena konsep penyajian makanan yang dapat dinikmati bersama.
Restoran yang baru beroperasi sekitar dua bulan tersebut buka setiap hari dan biasanya mulai ramai saat jam makan malam. Ke depan, pengelola juga berencana menambah variasi menu untuk memenuhi minat pelanggan. (sam)
Editor : Lambertus Hurek