Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

8 Cara Mengajarkan Anak yang Mulai Sekolah agar Berani dan Mandiri

Nurista Purnamasari • Senin, 14 Juli 2025 | 04:47 WIB
Ilustrasi hari pertama sekolah.
Ilustrasi hari pertama sekolah.

RADAR SURABAYA - Hari pertama sekolah adalah momen penting dalam kehidupan anak. Bagi sebagian anak, ini bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, namun bagi yang lain, bisa menimbulkan rasa takut, cemas, atau ketergantungan berlebihan pada orang tua.

Sebagai orang tua, penting untuk membekali anak dengan keberanian dan kemandirian agar mereka siap menghadapi lingkungan baru, berinteraksi dengan teman, dan belajar dengan percaya diri.

Inilah cara-cara praktis dan psikologis untuk membantu anak menjadi pribadi yang berani dan mandiri saat mulai sekolah.

Cara Mengajarkan Anak agar Berani dan Mandiri Saat Mulai Sekolah

1. Libatkan Anak dalam Persiapan Sekolah
Biarkan anak memilih tas, botol minum, atau alat tulis favoritnya. Ini memberi rasa kontrol dan antusiasme terhadap sekolah.

2. Bangun Rutinitas Harian yang Konsisten
Mulai dari waktu tidur, bangun pagi, hingga sarapan. Rutinitas yang stabil membantu anak merasa aman dan siap menghadapi hari.

3. Latih Anak Menyelesaikan Tugas Sendiri di Rumah
Ajarkan anak membereskan mainan, memakai sepatu, atau membawa bekal sendiri. Ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri.

4. Berikan Pilihan dan Kesempatan untuk Memutuskan
Misalnya, biarkan anak memilih baju sekolah atau menu bekal. Memberi pilihan membuat anak merasa dihargai dan lebih mandiri.

5. Validasi Perasaan Anak Tanpa Menghakimi
Jika anak merasa takut atau cemas, dengarkan dan akui perasaannya. Hindari kalimat seperti “Jangan takut” dan gantikan dengan “Wajar kok kamu merasa begitu.”

6. Berikan Dukungan Emosional di Hari Pertama
Temani anak ke sekolah, beri pelukan, dan ucapkan kata-kata penyemangat seperti “Mama yakin kamu bisa!” untuk meningkatkan rasa aman.

 

 

 

7. Biarkan Anak Menghadapi Tantangan Ringan Sendiri
Misalnya, biarkan anak menyapa guru atau teman baru tanpa didampingi. Ini melatih keberanian dan kemampuan sosial.

8. Berikan Pujian atas Usaha, Bukan Hasil
Apresiasi keberanian anak mencoba hal baru, meski belum sempurna. Pujian seperti “Kamu hebat sudah berani masuk kelas sendiri” lebih bermakna daripada “Kamu harus jadi juara.”

Mengajarkan anak agar berani dan mandiri saat mulai sekolah bukanlah proses instan, tetapi bisa dibangun melalui rutinitas, dukungan emosional, dan kesempatan untuk belajar dari pengalaman.

Dengan pendekatan yang penuh empati dan konsisten, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, tangguh, dan siap menghadapi dunia luar.

Ingat, keberanian dan kemandirian bukan berarti anak harus bisa segalanya sendiri, tetapi mampu mencoba dan belajar dengan semangat. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#percaya diri #mandiri #anak #sekolah #orang tua #Berani #persiapan sekolah #hari pertama sekolah