RADAR SURABAYA - Dalam beberapa waktu belakangan, Generazi Z atau Gen Z menjadi perbincangan hangat, baik di media sosial, lingkungan kerja, dan masyarakat pada umumnya.
Bahkan, Gen Z menjadi topik perbincangan yang tak habis-habis karena permasalahan mereka.
Selain permasalahan, juga beberapa kelebihan dan perbedaan mereka dengan generasi lain.
Gen Z sering disebut problematik karena berbagai isu yang dihadapi, seperti kesehatan mental, pekerjaan, dan gaya hidup.
Gen Z lebih rentan terhadap gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.
Paparan media sosial, ketidakpastian masa depan, dan tekanan dari pendidikan dan pekerjaan dapat memicu stres.
Media sosial dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, seperti FOMO (Fear of Missing Out) dan gangguan kepercayaan diri.
Gen Z juga diketahui sering berpindah pekerjaan karena merasa tidak berkembang atau tidak sesuai dengan nilai-nilai pribadi mereka.
Tingginya ekspektasi dapat membuat lulusan merasa terjebak dalam pekerjaan yang tidak memenuhi aspirasi mereka.
Gen Z sering dianggap sebagai generasi yang boros dan konsumtif.
Masalah kesehatan seksual, seperti infeksi menular seksual (IMS) dan kehamilan yang tidak diinginkan, cukup signifikan.
Gen Z sendiri adalah generasi yang lahir pada tahun 1995 hingga 2010.
Generasi ini merupakan generasi pertama yang tumbuh dalam era digital dan sering disebut sebagai "digital native", yang artinya mereka sangat terbiasa dengan teknologi digital dan internet.
Namun, tidak semua anggota Gen Z memiliki masalah-masalah tersebut, dan mereka juga memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang inovatif.
Gen Z juga merupakan generasi yang adaptif dan inovatif.
Mereka tumbuh di era yang penuh ketidakpastian dan perubahan cepat, sehingga mereka belajar beradaptasi dengan teknologi, ekonomi, dan isu sosial yang kompleks.
Meskipun ada kekurangan, Generasi Z juga memiliki banyak kelebihan.
Adapun beberapa kelebihan Generasi Z diantaranya adalah:
1. Teknologi dan Media Sosial
Mereka sangat fasih dengan teknologi dan media sosial, memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan cepat ke perubahan teknologi.
2. Nilai Keanekaragaman
Mereka merangkul keberagaman dan inklusi, membuat mereka lebih terbuka dan menerima perbedaan.
3. Peka terhadap Isu Global
Mereka sangat peduli terhadap isu-isu seperti perubahan iklim, kesetaraan gender, dan isu sosial lainnya.
Baca Juga: Perang Dagang Donald Trump Kini Makin Terfokus: Amerika vs Tiongkok
4. Punya Percaya Diri Tinggi
Gen Z juga diketahui mempunyai tingkat percaya diri yang cukup tinggi. Dari sisi positif ini memberi dampak bagi mereka dalam penghargaan terhadap diri dan optimisme.
5. Adaptif dan Resilien
Menghadapi perubahan cepat dalam teknologi dan tantangan global, Gen Z telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan.
Perkembangan generasi di masing-masing era memang mempengaruhi kehidupan, pola pikir, dan perilaku mereka, namun tidak bisa dipukul rata juga.
Banyak pula Gen Z yang mempunyai keteguhan mental yang kuat dan semangat juang tinggi. Didikan dan lingkungan tentunya juga mempengaruhi. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari