Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dukung Asta Cita, BRI Perkuat Program Pemberdayaan UMKM untuk Akselerasi Pemerataan Ekonomi Nasional

Muhammad Firman Syah • Minggu, 16 November 2025 | 00:04 WIB

 

BRI menghadirkan LinkUMKM yang kini dimanfaatkan lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, hingga mempercepat proses naik kelas.
BRI menghadirkan LinkUMKM yang kini dimanfaatkan lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, hingga mempercepat proses naik kelas.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian nasional.

Sejalan dengan semangat Asta Cita yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi rakyat, BRI secara konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan yang terintegrasi untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (30/10), Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 4.909 Desa BRILiaN yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, melalui program KlasterkuHidupku, BRI telah mengembangkan 41.715 klaster usaha sebagai bagian dari strategi penguatan sektor produktif berbasis komunitas,” ujar Agus.

BRI juga menghadirkan LinkUMKM yang kini dimanfaatkan lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, hingga mempercepat proses naik kelas. Di samping itu, BRI membina 54 Rumah BUMN dan telah melaksanakan 17 ribu pelatihan sebagai upaya keberlanjutan dalam menumbuhkan ekosistem UMKM yang tangguh.

“Berbagai program pemberdayaan UMKM yang dilakukan BRI tidak hanya menjadi wujud komitmen sosial perusahaan dalam memperkuat ekonomi rakyat, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kinerja bisnis perusahaan,” jelas Agus Noorsanto.

Sejalan dengan aktifnya BRI dalam pemberdayaan UMKM, kinerja keuangan perseroan hingga Triwulan III 2025 mencatatkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tumbuh solid, didorong oleh penguatan dana murah (CASA). Total DPK tercatat meningkat 8,2 persen secara tahunan menjadi Rp1.474,8 triliun.

Di sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3 persen yoy menjadi Rp1.438,1 triliun. Perbaikan fundamental tersebut berdampak positif pada laba bersih perusahaan, di mana BRI berhasil mencatatkan laba sebesar Rp41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

 

 

Editor : M Firman Syah
#BRI #umkm #BRILink #BBRI