Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MotoGP Mandalika 2025 Ditargetkan Hasilkan Perputaran Uang Rp 4,8 Triliun dan Tarik 100 Ribu Wisatawan

Nurista Purnamasari • Selasa, 30 September 2025 | 19:40 WIB
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, NTB akan kembali menjadi tuan rumah ajang MotoGP 2025.
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, NTB akan kembali menjadi tuan rumah ajang MotoGP 2025.

RADAR SURABAYA - Gelaran MotoGP Mandalika 2025 kembali menjadi sorotan sebagai ajang sport tourism terbesar di Indonesia. Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) dan berbagai pemangku kepentingan menargetkan perputaran uang hingga Rp 4,8 triliun selama event berlangsung.

Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara diproyeksikan mencapai lebih dari 100 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan, yakni 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ajang balap motor kelas dunia ini tidak hanya menjadi panggung olahraga, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui sektor pariwisata, UMKM, dan industri kreatif.

Target Ekonomi dan Wisata MotoGP Mandalika 2025

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, MotoGP Mandalika 2025 diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi sebesar Rp4,5 hingga Rp 4,8 triliun.

Angka ini mencakup belanja wisatawan, transaksi UMKM, okupansi hotel, transportasi, dan sektor pendukung lainnya.

Sport tourism seperti MotoGP harus menjadi pilar utama dalam strategi ekonomi nasional. Mandalika adalah etalase Indonesia di mata dunia,” ujar Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/9).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, menyebut bahwa target kunjungan wisatawan selama MotoGP 2025 mencapai 100 ribu orang, dengan komposisi 70% wisatawan domestik dan 30% mancanegara.

“Kami optimistis angka ini tercapai, apalagi dengan peningkatan konektivitas udara dan promosi internasional yang masif,” katanya.

Dari sisi pelaku usaha, PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa dukungan terhadap UMKM lokal akan kembali dimaksimalkan.

Tahun sebelumnya, omzet UMKM selama MotoGP mencapai hampir Rp 1 miliar hanya dalam tiga hari. Produk-produk lokal seperti tenun, kopi, dan kuliner khas NTB juga mulai dikenal di pasar global. Selain itu, sektor akomodasi dan transportasi diperkirakan mengalami lonjakan permintaan.

Tingkat okupansi hotel di kawasan Mandalika dan sekitarnya diprediksi mencapai 95%, sementara layanan transportasi lokal seperti shuttle bus, rental kendaraan, dan ojek wisata akan mengalami peningkatan signifikan.

MotoGP Mandalika 2025 bukan sekadar ajang balap motor internasional, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia.

Dengan target perputaran uang hingga Rp 4,8 triliun dan kunjungan wisatawan mencapai 100 ribu orang, event ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat lokal, UMKM, dan sektor pariwisata nasional.

Dukungan lintas sektor dan promosi berkelanjutan menjadi kunci sukses menjadikan Mandalika sebagai ikon sport tourism dunia. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#wisatawan #Menpora #pariwisata #motogp mandalika 2025 #erick thohir #ntb #Perputaran uang #MotoGP #Sirkuit Internasional Mandalika #Pertamina