Prediksinya, sektor ini bakal gemilang pada 2024. Itu karena memasuki tahun politik Perhotelan bakal mendapat keuntungan pada momentum ini. "Seperti yang terjadi pada pemilihan umum sebelumnya. Hotel-hotel menjadi tempat dilaksanakan agenda yang berkaitan pemilu," katanya.
Aktivitas meeting, incentives, conferences, dan exhibitions (MICE) bakal meningkat. Kegiatan itu diproyeksi menyumbang pertumbuhan hotel. Selain itu, tingkat hunian pun diprediksi ikut berkembang. "Kita refleksi saat pertemuan G20 di Bali. Kondisi saat itu kondisi perhotelan dan pariwisata membaik," jelasnya.
Menurutnya, laju pertumbuhan hotel dan restoran di Surabaya pun meningkat. Proyeksinya terjadi saat mendekati tahun politik. Tepatnya pada kuartal III dan IV. "Pengalaman sebelumnya pada dua periode itu secara data ada lonjakan yang signifikan," paparnya.
Dwi cukup optimistis melihat kinerja perhotelan pada 2023. Selain kegiatan MICE, menurutnya agenda luring pun ada peningkatan. Di antaranya konser musik, kompetisi olahraga, hingga pameran. "Pasti berdampak positif. Okupansi hotel juga diharapkan membaik mendekati tahun politik," imbuhnya.
Untuk diketahui, dua tahun ke belakang memang menjadi masa sulit bagi industri perhotelan akibat pandemi dan pembatasan aktivitas masyarakat. Banyak hotel yang melakukan efisiensi dan pengurangan karyawan. Setelah pelonggaran aktivitas masyarakat dilakukan oleh pemerintah, berbagai sektor usaha mulai bangkit dan pulih, tak terkecuali perhotelan. (hil/nur) Editor : Administrator