Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Dukung BBM Berkualitas untuk Lingkungan & Kesehatan Lebih Baik

Administrator • Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:45 WIB
ISTIMEWA
ISTIMEWA
SURABAYA – Sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 20 tahun 2017 mengenai baku mutu emisi gas buang, Pertamina terus melakukan edukasi kepada pelanggan setianya untuk menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan webinar bertajuk "Tingkatkan ekonomi UMKM dan bijak penggunaan BBM berkualitas serta ramah lingkungan" pada kamis (26/8), pemerintah kota Surabaya turut mendukung penggunaan BBM berkualitas untuk udara yang lebih bersih.

Acara yang dibuka oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi S.T, MT, dan dihadiri oleh Executive General Manager Pertamina Marketing Jatimbalinus, C.D Sasongko, menghadirkan para pembicara yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Drs.Eko Agus S.S, MM, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Drs. EC. Widodo Suryantoro MM, Sales Branch Manager Pertamina Rayon Surabaya, Fakhri Rizal Hasibuan, serta Senior Supervisor CSR & SMEPP Pertamina Jatimbalinus, Rusminto Wahyudi.

Photo
Photo
RAPI : Pelanggan roda Dua terlihat tertib saat mengantri pembelian BBM di SPBU Coco Jemursari Surabaya. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Menurut Eri, dengan menurunkan tingkat polusi udara tentunya akan mendukung kesehatan seluruh masyarakat terutama di kala pandemi Covid-19 belum usai. "salah satunya dengan menggunakan BBM yang sesuai sehingga emisi gas buang sesuai standard yg ada," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Marketing Jatimbalinus, C.D Sasongko, mengatakan bahwa Pertamina sebagai BUMN memiliki tanggung jawab dalam menyalurkan kebutuhan energi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Tentunya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi, Pertamina menyediakan produk berkualitas sesuai spesifikasi kendaraan dan membuat udara menjadi lebih bersih. Dengan udara yang bersih, kesehatan kita tetap terjaga dan hal itu sangat dibutuhkan dalam kondisi pandemi seperti ini seperti yang disampaikan pak Walikota, ” ungkap Sasongko.

Photo
Photo
PELANGGAN PUAS : Pertamina dapat memantau kondisi stok BBM, penjualan BBM, dan transaksi pembayaran di SPBU secara real-time. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Pertamina sebagai Lembaga penyalur resmi BBM, terus memberikan edukasi kepada konsumen mengenai penggunaan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Contohnya, saat ini Pertamina memiliki bahan bakar minyak jenis gasoline seperti Pertamax yang memiliki kelebihan yaitu formula PERTATEC (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

Dengan adanya sosialisasi melalui webinar ini, Pertamina berharap masyarakat atau konsumen memahami kebutuhan bahan bakar yang sesuai spesifikasi kendaraan. “Pertamina tetap memastikan ketersediaan produk BBM nya yaitu Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo untuk produk gasoline dan Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex untuk produk jenis gasoil. Dengan tersedianya berbagai produk tersebut konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan spesifikasi kendaraannya”, tambah Sasongko.

Selain sosialisasi terkait BBM, dalam acara ini juga disampaikan mengenai peningkatan ekonomi UMKM. Melalui format daring, acara ini diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), mahasiswa dan masyarakat umum.

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan menjadi salah satu solusi terhadap peningkatan ekonomi UMKM di Indonesia khususnya Kota Surabaya, Jawa Timur. Kami berharap akan banyak pelaku UMKM yang bergabung dalam program Pendanaan UMKM atau PUMK dari kementerian BUMN sehingga kestabilan ekonomi dapat berlangsung,” pungkas Sasongko. (*) Editor : Administrator
#Lingkungan & Kesehatan Lebih Baik #pemkot surabaya #BBM Berkualitas #Pertamina