Jakarta - Dunia teknologi kini kedatangan pesaing baru bagi Chrome. Perplexity AI resmi meluncurkan Comet, peramban berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Langkah tersebut menandai babak baru dalam persaingan antarbrowser global. Selama ini, Chrome milik Google mendominasi pasar, namun kehadiran Comet dinilai mampu menghadirkan inovasi berbeda karena tidak hanya berfungsi sebagai alat penjelajah web, melainkan juga asisten digital multifungsi yang dapat membantu pengguna menulis email, berbelanja online, hingga merangkum isi halaman web secara otomatis.
Mengutip laporan PCMag, Comet memiliki antarmuka yang lebih sederhana dan ramah pengguna.
“Meski sama-sama punya kemampuan AI, Comet menawarkan tampilan yang lebih mudah digunakan,” tulis PCMag.
Asisten AI di Comet dapat diakses langsung melalui sidebar di sisi layar, tanpa perlu membuka jendela baru seperti saat menggunakan Gemini di Chrome. Selain itu, fitur perbandingan tab memungkinkan pengguna meninjau beberapa laman sekaligus berguna untuk membandingkan harga produk atau data penelitian. Tombol ringkasan cepat juga memudahkan pengguna menampilkan inti informasi hanya dengan satu klik.
Sebelumnya, Comet hanya tersedia bagi pelanggan berbayar melalui paket Perplexity Max dengan tarif sekitar 200 Dolar Amerika per bulan atau sekitar Rp 3,3 juta. Tingginya minat publik membuat daftar tunggu pengguna membengkak hingga jutaan orang. Kini, dengan versi gratis, Perplexity tetap menawarkan Comet Plus sebagai versi premium dengan fitur tambahan, termasuk akses konten eksklusif dari media internasional seperti CNN, The Washington Post, Los Angeles Times dan Le Monde.
Perplexity juga tengah menyiapkan versi seluler Comet serta fitur baru bernama Asisten Latar Belakang, yang dapat menjalankan beberapa tugas secara bersamaan tanpa mengganggu aktivitas utama pengguna.
Kehadiran Comet menambah daftar panjang browser berbasis AI yang semakin berkembang pesat. Sebelumnya, Google memperkenalkan Gemini di Chrome, OpenAI menghadirkan Operator dan Anthropic merilis agen AI peramban pada Agustus lalu.
Dengan berbagai kemampuan inovatif dan kini tersedia gratis, Comet berpotensi menjadi alternatif kuat bagi pengguna yang menginginkan pengalaman menjelajah internet yang lebih cepat, cerdas dan efisien. (dwi/fir)
Editor : M Firman Syah