Radar Surabaya - Umat Muslim di berbagai daerah mulai merasakan makna spiritual dari ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah sejak hari pertama, namun pada hari kedua terdapat sejumlah keutamaan khusus yang bisa menjadi pendorong tambah semangat dalam menjalankan puasa.
Puasa hari kedua bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, tetapi juga memiliki pahala dan spiritualitas yang menurut ahli agama mencatat ibadah di hari ini setara dengan pahala ibadah selama satu tahun penuh.
Allah SWT mencatat setiap ibadah kalian seperti ibadah satu tahun dan pahalanya seperti pahala seorang nabi. Keutamaan tersebut bukan hanya terhitung dalam kuantitas pahala, tetapi juga berkaitan erat dengan niat batin dan pembersihan jiwa dari sifat duniawi.
Hari kedua puasa ini dianggap sebagai momentum untuk melampaui rutinitas fisik dan memasuki fase refleksi spiritual yang lebih dalam.
Sejumlah tokoh agama menyebut bahwa pahala besar di hari kedua Ramadhan ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta, terutama melalui ibadah tambahan seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan dzikir malam.
Pelaksanaan puasa Ramadhan hari kedua menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesabaran, ketakwaan, dan semangat beribadah secara tulus kepada Allah SWT. (she/fir)
Editor : M Firman Syah