RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Kamis, 22 Januari 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari. Hujan ringan hingga sedang disertai petir berpeluang turun secara setempat sejak pagi hingga malam hari.
Pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, cuaca di Surabaya diperkirakan berawan dengan hujan ringan bersifat sesekali. Suhu udara berada di kisaran 25 hingga 26 derajat Celsius, dengan kelembapan sangat tinggi mencapai 93 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan cukup kencang, sekitar 21 hingga 24 kilometer per jam.
Memasuki pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, potensi hujan disertai petir mulai meningkat. Suhu udara naik hingga sekitar 27 derajat Celsius, dengan suhu maksimum terasa mencapai 31 derajat Celsius. Kelembapan udara masih tinggi di atas 85 persen, sementara angin bertiup dengan kecepatan 25 hingga 27 kilometer per jam.
Pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, hujan disertai petir masih berpeluang terjadi secara setempat. Suhu udara relatif stabil di kisaran 27 derajat Celsius, dengan kelembapan sekitar 87 hingga 88 persen. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun tidak merata, disertai angin yang tetap bertiup cukup kencang.
Memasuki sore hingga malam hari, pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, hujan diperkirakan masih berlanjut. Cuaca berawan dengan hujan ringan hingga sedang terjadi secara bertahap. Suhu udara berangsur turun dari 26 derajat Celsius menjadi sekitar 24 derajat Celsius, dengan kelembapan udara meningkat hingga mendekati 98 persen. Intensitas hujan cenderung meningkat menjelang malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur sepanjang bulan Januari 2026, seiring puncak musim hujan. BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Warga Surabaya dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengantisipasi kemungkinan genangan, banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas akibat hujan dan angin kencang. Masyarakat juga diimbau rutin memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi. (*)
Editor : Lambertus Hurek