Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Usai Kasus Dugaan Pelecehan di Suroboyo Bus, Dishub Surabaya Perketat Sistem Keamanan Penumpang

Dimas Mahendra • Minggu, 11 Januari 2026 | 14:26 WIB
DIPERKETAT: Dishub Surabaya akan memperketat keamanan di suroboyo bus usai terjadi kasus dugaan pelecehan seksual. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
DIPERKETAT: Dishub Surabaya akan memperketat keamanan di suroboyo bus usai terjadi kasus dugaan pelecehan seksual. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMP di dalam armada Suroboyo Bus, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan penumpang transportasi publik. Dinas Perhubungan (Dishub) memperketat pengamanan khususnya pada perempuan dan anak.

Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dishub Surabaya, Eni Sugiharti Fajarsari, menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh terulang dan menjadi momentum pembenahan serius pada aspek pengawasan di dalam armada.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Pengawasan selama ini dilakukan oleh helper di dalam bus, namun dengan adanya kasus ini, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan penumpang di seluruh transportasi yang dikelola Dishub,” ujar Eni.

Menurutnya, transportasi publik harus menjadi ruang aman bagi seluruh warga. Oleh karena itu, Dishub akan meninjau kembali efektivitas pengawasan, respons petugas di lapangan, hingga potensi penguatan prosedur pengamanan di dalam bus.

Selama ini, Suroboyo Bus telah menerapkan sistem zonasi tempat duduk sebagai langkah pencegahan pelecehan, dengan kursi berwarna pink yang dikhususkan bagi penumpang perempuan dan kursi orange untuk penumpang umum. Namun, kasus ini menunjukkan bahwa upaya preventif tersebut masih memiliki celah.

“Pemisahan tempat duduk sudah kami terapkan. Tapi jelas ini menjadi bahan evaluasi, apakah mekanisme pengawasan di dalam bus sudah cukup kuat atau perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Peristiwa ini memicu keprihatinan publik dan menjadi sorotan serius terhadap aspek keamanan transportasi umum di Surabaya. Dishub menegaskan bahwa selain evaluasi internal, pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum serta mendorong peran aktif penumpang dan petugas untuk segera melapor jika terjadi tindakan mencurigakan di dalam armada.

“Transportasi publik bukan hanya soal mobilitas, tapi juga rasa aman. Kepercayaan masyarakat harus dijaga,” pungkasnya. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Standar #perlindungan #anak #kasus #bus #terbaru #dishub surabaya #berita surabaya #pelecehan #berita surabaya hari ini #penumpang #keamanan #Dibagi #pemkot surabaya #prosedur #seksual #Dugaan #sop #pengamanan #suroboyo bus