Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perguruan Tinggi Taiwan Tawarkan Program Kuliah dan Magang, Gaji hingga Rp 20 Juta Sebulan

Lambertus Hurek • Sabtu, 23 November 2024 | 03:15 WIB
Kampus Chaoyang University of Technology di Taiwan. (IST)
Kampus Chaoyang University of Technology di Taiwan. (IST)

RADAR SURABAYA – Perguruan tinggi di Taiwan menawarkan program beasiswa menarik bagi lulusan sarjana (S1) yang ingin melanjutkan studi S1 lintas jurusan atau melanjutkan ke program S2. Program ini juga mencakup magang dengan penghasilan hingga Rp 20 juta per bulan.

Program ini memungkinkan peserta untuk kuliah selama dua tahun dan magang berbayar selama dua tahun. “Peserta berkesempatan memperoleh pengalaman akademik dan kerja internasional dengan pendapatan signifikan,” ujar Nia Dewi, staf INTACT Base Surabaya, Jumat (22/11).

Program ini baru diluncurkan pada 2024 dan telah memberangkatkan gelombang pertama mahasiswa pada September 2024. Meskipun belum memiliki alumni, program ini diharapkan dapat menjadi peluang emas bagi lulusan sarjana untuk melanjutkan studi dan bekerja di luar negeri.

Menurut Nia, calon peserta juga perlu menyiapkan dokumen penting seperti paspor, ijazah, dan transkrip nilai. “Kami sarankan calon mahasiswa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris atau Mandarin sebelum mendaftar,” jelasnya.

Direktur Surabaya International Institute Business and Technology (SIIBT), Andre So, menambahkan bahwa program ini merupakan kerja sama antara pemerintah, kampus, dan industri. Program ini serentak merekrut sarjana S1 untuk melanjutkan pendidikan di Taiwan dan berkarir di negara tersebut.

“Selama dua tahun pendidikan, biaya akan ditanggung pemerintah, dan biaya hidup akan ditanggung oleh industri atau perusahaan yang mensponsori mahasiswa tersebut,” kata Andre, yang juga alumni Taiwan.

Setelah menyelesaikan studi, mahasiswa dapat langsung bekerja di perusahaan yang mensponsori mereka dengan masa kerja dua tahun dan upah sekitar Rp 20 juta per bulan.

Beasiswa sponsorship perusahaan ini juga mencakup dukungan untuk biaya tiket pesawat, visa pelajar, dan lainnya. “Ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi mahasiswa karena semua biaya tersebut akan ditanggung,” lanjut Andre.

Andre juga menegaskan bahwa calon peserta tidak perlu memiliki kemampuan bahasa Mandarin tingkat tinggi. “Yang penting adalah memiliki TOEFL, meskipun tidak harus tinggi. Nanti di Taiwan baru wajib lulus TOCFL B1 untuk dapat terjun ke dunia industri dan melanjutkan magang,” ujarnya.

Andre berharap banyak mahasiswa yang telah lulus kuliah dapat mengikuti program ini, karena selain memberikan pengalaman kerja di perusahaan besar, program ini juga dapat membantu pengembangan karir dan meningkatkan penghasilan di masa depan.

“Setelah pulang dari Taiwan, mahasiswa memiliki banyak kelebihan untuk berkarir di Indonesia. Mereka akan menguasai bahasa Inggris, bahasa Mandarin, serta memiliki pengalaman kerja yang linier dengan bidangnya,” kata Andre. (rek)

Editor : Lambertus Hurek
#Chaoyang University of Technology CYUT Taiwan #beasiswa taiwan #INTACT Base Surabaya #keuntungan beasiswa Taiwan