RADAR SURABAYA - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Provinsi Sichuan, China, ketika Jembatan Hongqi yang baru dibuka beberapa bulan lalu runtuh pada Selasa (11/11) sore waktu setempat.
Jembatan sepanjang 758 meter itu ambruk setelah kondisi lereng gunung di sekitar lokasi memburuk dan memicu tanah longsor.
Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pihak kepolisian telah menutup akses jembatan sehari sebelumnya.
Dikutip dari laporan Reuters, polisi di kota Maerkang sudah menutup Jembatan Hongqi pada Senin (10/11), setelah menemukan retakan di lereng dan jalan di dekat jembatan. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan masyarakat.
Keesokan harinya, pada Selasa sore, jembatan tersebut runtuh. Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik jembatan ambruk, disertai gumpalan debu yang mengepung lokasi dan tiang-tiang penyangga yang jatuh ke bawah.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa longsor di lereng gunung menjadi penyebab utama runtuhnya jembatan.
Kondisi tanah yang tidak stabil membuat struktur penyangga tidak mampu menahan beban, sehingga jembatan yang baru beroperasi beberapa bulan itu akhirnya roboh.
“Pasca pemeriksaan, kami menemukan retakan di lereng dan jalan dekat jembatan. Demi keselamatan masyarakat, jembatan Hongqi ditutup untuk semua lalu lintas sehari sebelum insiden,” ujar seorang pejabat kepolisian Maerkang, dikutip dari Reuters, Rabu (12/11).
Runtuhnya Jembatan Hongqi di Sichuan menjadi peringatan penting tentang risiko pembangunan infrastruktur di wilayah rawan longsor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap kondisi lingkungan sekitar proyek besar.
Langkah cepat kepolisian menutup akses sehari sebelum kejadian terbukti menyelamatkan nyawa, sekaligus menjadi pelajaran berharga dalam manajemen risiko pembangunan di daerah pegunungan. (reu/nur)
Editor : Nurista Purnamasari