Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Pastikan Belum Ada Kasus Cacar Monyet di Jatim

Administrator • Selasa, 23 Agustus 2022 | 22:33 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam launching maskot Porprov Jatim 2022. (ISTIMEWA)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam launching maskot Porprov Jatim 2022. (ISTIMEWA)
SURABAYA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet (Monkeypox) masuk di Indonesia. Kasus tersebut ditemukan pada pasien laki-laki berusia 27 tahun pada Jumat (19/8) seusai melakukan perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia, dan Prancis.

Temuan kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Karena itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau warga Jawa Timur untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Khofifah memastikan saat ini di Jawa Timur belum terkonfirmasi adanya kasus positif cacar monyet.

“Alhamdulillah, di Jatim belum ada kasus yang teridentifikasi dan semoga virus tersebut tidak sampai ke sini. Tapi, bukan berarti kita bisa menyepelekan cacar monyet ini. Maka, saya mengimbau agar masyarakat tetap tenang sambil menjalankan protokol kesehatan,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (22/8).

Mantan menteri sosial ini menambahkan, virus cacar monyet ditularkan melalui kontak erat manusia dengan manusia. Gejalanya antara lain demam, sakit kepala, ruam pada kulit, nyeri otot, dan kelelahan. “Sebenarnya tingkat penularan cacar monyet ini lebih rendah dari Covid-19. Gejalanya hampir sama dengan cacar air. Tetapi kita harus tetap siaga seperti saat menghadapi pandemi (covid) dulu,” terangnya

Dalam kondisi sekarang, Khofifah mengimbau agar masyarakat tidak takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika terdapat gejala yang mengindikasikan cacar monyet. Masyarakat pun tidak perlu panik. Ia menjelaskan, cacar monyet tidak membutuhkan isolasi terpusat seperti Covid-19.

Menurut dia, pasien yang terkena cacar monyet dapat sembuh dengan sendirinya pada minggu kedua atau keempat. Hanya saja, penanganan klinis harus tetap ditingkatkan untuk mempercepat proses pemulihan dan meminimalisir bekas luka.

“Info dari kemenkes bahwa pasien bisa sembuh sendiri kalau tidak ada infeksi tambahan atau komorbid berat. Jadi, selain melakukan protokol kesehatan, kita juga harus menjaga pola hidup sehat. Dan, kita harus terus mengedukasi diri sendiri dengan update informasi terbaru,” jelas Khofifah.

Saat ini kasus terkonfirmasi positif cacar monyet mencapai 39.718 orang di seluruh dunia. Dari total kasus, angka meninggal dunia tercatat 12 orang atau kurang dari 0,001 persen.

Kemenkes RI telah menyiapkan 1.200 reagen untuk pemeriksaan Monkeypox yang dilakukan saat ada kecurigaan penularan. Nantinya PCR cacar monyet akan dilakukan pada ruam-ruam di tubuh pasien. (mus/rek) Editor : Administrator
#Gubernur Khofifah #Cacar Monyet di Jatim #Belum Ada Kasus