Wisuda ke-123 Unesa Diikuti 9 Mahasiswa dari Thailand, Sudan, dan China

RADAR SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mewisuda sembilan mahasiswa asing dari Thailand, Sudan, dan China dalam Wisuda ke-123 di Graha Unesa, Selasa (27/10).
Para lulusan tersebut berasal dari program sarjana dan magister, dengan pengalaman akademis serta latar belakang yang berbeda.
Wisuda ke-123 Unesa untuk lulusan sarjana terapan, sarjana, magister, dan doktor itu mengusung tema “Wisudawan Unesa Progresif, Inovatif, dan Kontributif untuk Indonesia Emas 2045”.
Rektor Unesa Prof. Dr Nurhasan, M.Kes secara resmi membuka prosesi wisuda.
Nurhasan mengatakan, tema tersebut mencerminkan komitmen Unesa untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu berinovasi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Setiap wisudawan dapat terus belajar, membangun jejaring, dan mengembangkan gagasan-gagasan baru yang dapat membantu pembangunan nasional menuju tahun 2045,” tuturnya.
Baca Juga: Industri Rokok Jatim Terjepit Downtrading dan Rokok Ilegal
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mendukung para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
Mahasiswa Thailand Sempat Alami Kejutan Budaya
Salah satu lulusan asing yang mengikuti Wisuda ke-123 Unesa adalah Fameela Lateh, lulusan S-1 Pendidikan Bahasa Inggris asal Thailand. Ia menyelesaikan pendidikan melalui program beasiswa.
Fameela memilih Indonesia karena letaknya berdekatan dengan negara asalnya. Namun, ia mengaku sempat mengalami kejutan budaya ketika pertama kali tinggal di Indonesia.
“Saya kira di Indonesia juga menggunakan bahasa Melayu, tetapi ternyata banyak yang menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Saya membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk bisa berkomunikasi,” ujarnya.



