Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara Beda Atribut, Pemuda di Ngawi Dikeroyok Rombongan Pesilat

N
VIRAL: Video pengeroyokan pemuda di Ngawi oleh rombongan konvoi pergirian silat. (Instagram/@lambe_turah)
VIRAL: Video pengeroyokan pemuda di Ngawi oleh rombongan konvoi pergirian silat. (Instagram/@lambe_turah)
RADAR SURABAYA - Lagi-lagi aksi anarkis kelompok perguruan silat menghebohkan jagat maya. Kali ini terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Sebuah video pengeroyokan pemuda di depan Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Ngawi, oleh rombongan pesilat viral di media sosial.

Advertisement

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4). Korban yang saat itu sedang mengantar ibunya dengan sepeda motor diduga menjadi sasaran rombongan konvoi perguruan silat.

Peristiwa bermula ketika korban berpapasan dengan rombongan lain usai menghadiri pengajian. 

Advertisement

Atribut berbeda yang dikenakan korban diduga memicu bentrokan, sehingga ia tidak sempat menghindar dan akhirnya dikeroyok di tengah jalan.

Beberapa orang yang diduga ikut melakukan pengeroyokan pun akhirnya diamankan pihak berwajib. 

Video kejadian tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat dan warganet yang menyoroti perilaku anarkis oknum dalam rombongan silat. 

“Dikit2 ribut, dikit2 tawuran, mending sukarela aja deh gantiin TNI pergi ke Lebanon sana,” komentar akun @cit***.

“Padahal dia sedang membonceng ibunya ߘ cuma perkara pake baju beda aliran silat langsung dikeroyok di depan ibunya. Ya Allah, gak duwe ati temen sing ngeroyok iku. SDM rendah,” tulis akun @ren***.

“Jagoan kok kroyokan,” komentar akun @nev***.
“Yg dikroyok 1 pendekar lagi menjemput surganya dari pengajian..yg ngeroyok ratusan pendekar lagi cari nerakanya,” tulis akun @fat***.

“Harusnya silat itu tentang self-control, bukan lose contro,” komentar akun @rio***.

“Saya sebagai orang ngawi asli juga ikutan malu ishhhh...,” tulis kaun @chi***.

Aksi anarkis kelompok perguruan silat tersebut menambah daftar panjang aksi serupa, khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Timur. (net/nur)

Advertisement

Artikel Terkait

Hari Kedua Pencarian, Pria yang Melompat ke Sungai di Jembatan Nginden Surabaya Ditemukan Meninggal

Hari Kedua Pencarian, Pria yang Melompat ke Sungai di Jembatan Nginden Surabaya Ditemukan Meninggal

Seorang pria yang melompat sungai Jagir bawah jembatan Nginden, Surabaya ditemukan meninggal dunia, Sabtu (31/10) pagi.

Dugaan Perkelahian di Jembatan Nginden Surabaya, Satu Terduga Pelaku Ceburkan Diri ke Sungai

Dugaan Perkelahian di Jembatan Nginden Surabaya, Satu Terduga Pelaku Ceburkan Diri ke Sungai

Aksi dugaan perselisihan dan pengeroyokan terjadi di jembatan Nginden, Gubeng, Surabaya, Kamis (29/10) malam.

Tiga Oknum Pesilat Ditangkap Lakukan Pengeroyokan di Lontar Surabaya

Tiga Oknum Pesilat Ditangkap Lakukan Pengeroyokan di Lontar Surabaya

Pelaku pengeroyokan tiga pemuda di Jalan Lontar, Sambikerep, Surabaya, ditangkap polisi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer