Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Meriahkan Imlek, Lukis Wajah Bertema Tionghoa

Andy Satria • Selasa, 4 Februari 2025 | 02:15 WIB

 

MELUKIS ON THE SPOT: Dua orang model berwajah Tionghoa dilukis sejumlah perupa, di kawasan Kertajaya, Senin (3/2).
MELUKIS ON THE SPOT: Dua orang model berwajah Tionghoa dilukis sejumlah perupa, di kawasan Kertajaya, Senin (3/2).

RADAR SURABAYA - Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS) dan Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI) Chapter Surabaya berkolaborasi dalam kegiatan melukis wajah untuk memeriahkan perayaan Imlek. 

Acara yang berlangsung di Jalan Kertajaya, Surabaya ini menampilkan dua model yang mengenakan busana tradisional Tionghoa, dilukis oleh beberapa pelukis profesional, termasuk Budi Bi, Slamet Budiono, dan Ami Tri.

Ketua KOLCAI Chapter Surabaya, Budi Bi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas dan berbagi ilmu seni lukis.

"Kita, para pelukis, ikut berbaur dengan PMTS, bergembira bersama merayakan Imlek, dan berbagi ilmu kepada siapa pun yang tertarik dengan seni lukis," ujar Budi Bi, Senin (3/2).

Dia menambahkan, komunitas akan lebih hidup jika anggotanya aktif dan kegiatan seperti ini dapat menarik minat generasi muda untuk menekuni seni lukis.

Sekretaris Jenderal PMTS, Rasmono Sudarjo mengungkapkan, kegiatan melukis wajah ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan seni yang diadakan PMTS.

Pelatihan yang meliputi fotografi, videografi, kaligrafi, seni lukis, tari, dan vokal ini terbuka untuk umum dan gratis.

"Tujuannya adalah berbagi ilmu. Para mentornya adalah seniman-seniman yang bersedia menjadi relawan," jelas Rasmono.

Lebih lanjut dia menjelaskan, PMTS memiliki sekitar 300 anggota, dan setiap pelatihan diikuti sekitar 30 orang dalam beberapa kelas.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, dan usia, mulai dari 18 tahun hingga lansia.

"Kami ingin memberikan wadah bagi lansia agar tetap aktif dan kreatif," tambah Rasmono.

Dia berharap kegiatan melukis wajah ini dapat menjadi kegiatan rutin dan memberikan wawasan bagi para peserta.

Meskipun fokus pada melukis wajah, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkaya wawasan para peserta tentang seni lukis secara umum.  

"Kolaborasi antara PMTS dan KOLCAI ini menjadi contoh nyata bagaimana perayaan Imlek dapat diramaikan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (sam/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#paguyuban masyarakat tionghoa surabaya #melukis #surabaya #tionghoa #Komunitas Lukis Cat Air Indonesia #imlek #Pelukis profesional