RADAR SURABAYA– Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali meroket pada Selasa (24/2).
Berdasarkan pemantauan dari laman resmi Logam Mulia pukul 08.44 WIB, harga emas Antam naik Rp40.000 menjadi Rp3.068.000 per gram, dari sebelumnya Rp3.028.000 per gram.
Kenaikan ini juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) yang kini berada di level Rp2.854.000 per gram. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Rincian Harga Emas Antam Terbaru
Berikut daftar harga emas Antam terbaru per Selasa pagi:
0,5 gram: Rp1.584.000
1 gram: Rp3.068.000
2 gram: Rp6.076.000
3 gram: Rp9.089.000
5 gram: Rp15.115.000
10 gram: Rp30.175.000
25 gram: Rp75.312.000
50 gram: Rp150.545.000
100 gram: Rp301.012.000
250 gram: Rp752.265.000
500 gram: Rp1.504.320.000
1.000 gram: Rp3.008.600.000
Lonjakan harga ini membuat emas Antam kembali menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).
Ketentuan Pajak Jual Beli Emas
Transaksi emas batangan dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk penjualan kembali (buyback) emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:
1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
3 persen bagi non-NPWP.
PPh tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Sementara itu, pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar:
0,45 persen untuk pemegang NPWP;
0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti potong PPh 22.
Emas Masih Jadi Pilihan Investasi
Kenaikan harga emas Antam hari ini memperkuat tren positif logam mulia di tengah dinamika ekonomi global.
Banyak investor memilih emas sebagai aset lindung nilai untuk menjaga stabilitas portofolio investasi mereka.
Dengan harga emas Antam yang kini menembus Rp3,068 juta per gram, pelaku pasar disarankan memantau pergerakan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi jual maupun beli.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan