Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Makanan Fermentasi Bantu Keluarkan Mikroplastik dari Tubuh, Ini Penjelasannya

Cak Fir • Sabtu, 4 April 2026 | 16:39 WIB
Makanan: Kimchi dan Sauerkraut.
Makanan: Kimchi dan Sauerkraut.

RADAR SURABAYA – Mikroplastik kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia. Partikel plastik berukuran sangat kecil ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, hingga paparan lingkungan sehari-hari. Keberadaannya sulit terdeteksi namun berdampak jangka panjang.

Paparan mikroplastik yang terus menumpuk berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari iritasi kronis, gangguan sistem hormonal, hingga masalah saraf dan penurunan imunitas. Kondisi ini menjadi perhatian serius para peneliti.

Kabar baik datang dari penelitian terbaru. Ilmuwan menemukan bahwa konsumsi makanan fermentasi dapat membantu tubuh mengeluarkan mikroplastik lebih efektif. Temuan ini membuka peluang baru dalam menjaga kesehatan tubuh.

Baca Juga: Peralatan Dapur Sehari-hari Berpotensi Lepaskan Mikroplastik

Makanan fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut mengandung bakteri baik. Mikroorganisme ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Selain itu, bakteri tersebut juga mampu berinteraksi dengan partikel mikroplastik di dalam usus.

Dalam penelitian, bakteri baik terbukti membantu meningkatkan pembuangan mikroplastik. Jumlah partikel yang keluar melalui feses meningkat hingga lebih dari dua kali lipat. Hal ini menunjukkan peran penting mikrobiota usus.

Cara kerjanya cukup sederhana. Bakteri baik bertindak seperti magnet yang menempel pada mikroplastik. Dengan begitu, partikel lebih mudah dikeluarkan melalui proses pencernaan.

Baca Juga: Wortel hingga Apel Paling Tercemar Mikroplastik, Sering Dikonsumsi Warga Indonesia

Mekanisme ini membantu mengurangi risiko mikroplastik terserap ke dalam tubuh. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa ancaman mikroplastik tetap perlu diwaspadai. Paparan jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus.

Karena itu, konsumsi makanan fermentasi bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan. Selain membantu pencernaan, cara ini juga mendukung tubuh menghadapi paparan zat asing. Namun, konsumsi tetap perlu dilakukan secara bijak.

Baca Juga: Sungai Kian Tercemar, Mikroplastik Fiber dari Cucian Pakaian Bisa Masuk ke Rantai Makanan

Para ahli menyarankan konsumsi dilakukan secara bertahap. Hal ini penting agar tubuh dapat beradaptasi dengan baik. Penelitian lanjutan juga masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya pada manusia.

Temuan ini memberikan harapan di tengah meningkatnya paparan plastik. Pola makan sehat kini semakin penting untuk menjaga tubuh tetap optimal. Upaya ini juga menjadi bagian dari perlindungan terhadap zat berbahaya. (rif/fir)

Editor : M Firman Syah
#kimchi #gaya hidup sehat #mikroplastik #Fermentasi #kesehatan