RADAR SURABAYA – Soda menjadi salah satu minuman yang paling banyak dicari, terutama saat musim panas seperti saat ini.
Namun, kandungan gula yang tinggi pada soda membuatnya kurang aman dikonsumsi setiap saat karena dapat menyebabkan diabetes.
Belum lagi bahan pewarna dan pengawet dalam soda yang umum beredar di pasaran, dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Meski begitu, Anda dapat membuat soda sendiri menggunakan bahan alami seperti daun pinus.
Minuman ini sangat popular di negara Barat, dan mendapat sebutan pine needle soda atau soda daun pinus.
Cara membuatnya sangat mudah, karena hanya perlu memanfaatkan fermentasi alami yang mengubah gula menjadi karbon dioksida.
Berikut adalah bahan dan langkah membuatnya:
Bahan:
1.Daun pinus
2.Gula
3.Air
Cara membuat:
1.Potong bagian ujung daun pinus yang berwarna cokelat
2.Cuci dengan air mengalir
3.Masukkann daun pinus ke dalam botol yang memiliki tutup rapat
4.Anda dapat memasukkan daun pinus hingga hampir memenuhi isi botol
5.Masukkan 3 – 5 sdm gula sesuai selera anda
6.Tambahkan air hingga ¾ bagian botol
7.Kocok hingga gula larut
8.Tunggu 3-4 hari atau hingga terlihat gelembung-gelembung kecil di atas air
9.Pine needle soda siap disajikan
Soda daun pinus memiliki rasa segar yang fruity dan sedikit citrusy.
Sebagai catatan, pastikan untuk berhati-hati saat membuka soda pinus dalam botol ini.
Hal ini karena udara yang dihasilkan saat proses fermentasi dapat menimbulkan efek meledak seperti saat membuka kemasan soda yang dijual di pasaran.
Khasiat Daun Pinus
Dari berbagai jenis pohon pinus, hanya green pine atau pinus merkusii yang dapat tumbuh di Indonesia.
Dikutip dari laman Universitas Airlangga, essential oil dari daun pinus memiliki kandungan α-pinen, β-Kariofilen, limonen, β-Ocimene, Germakren-d, caryophyllene oxide, α-humulene, β-caryophyllene, tanin, saponin, dan flavonoid.
Selain itu, daun pinus juga memiliki sifat imunostimulan, antibakteri, antiinflamasi, antifungi, antioksidan, dan antitumor.
Berikut adalah beberapa manfaat daun pinus merkusii:
1.Membunuh bakteri di mulut
2.Mencegah kerusakan paru-paru akibat paparan timbal asetat
3.Menghambat pertumbuhan sel kanker
4.Meningkatkan kekebalan tubuh
5.Redakan maag
6.Menyehatkan mata
7.Sebagai aromaterapi
8.Meredakan peredangan di kulit, seperti jerawat
9.Mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL)
10.Menurunkan ririko penyakit kardiovaskular (jantung). (nad/opi)
Editor : Nofilawati Anisa