Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pesona Bukit Kandang di Pasuruan, Sabana Eksotis dengan Julukan Sumba-nya Jawa Timur

Muhammad Firman Syah • Kamis, 2 Oktober 2025 | 18:26 WIB
Bukit Kandang Pasuruan Memandang ,Pesona Luasnya Sabana Hijau di Lereng Bromo.
Bukit Kandang Pasuruan Memandang ,Pesona Luasnya Sabana Hijau di Lereng Bromo.

Pasuruan – Di tengah ramainya destinasi wisata Jawa Timur, nama Bukit Kandang atau kerap disebut Bukit Premium mulai mencuri perhatian para pencinta alam dan pemburu konten digital. Terletak di Dusun Kandang Sari, Desa Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, bukit ini menawarkan hamparan sabana hijau di lereng Gunung Bromo dengan suasana yang menenangkan sekaligus memesona.

Julukan “Sumba-nya Jawa Timur” bukan tanpa alasan. Lanskap padang rumput hijau bergelombang yang berpadu dengan langit biru dan kabut tipis menghadirkan panorama bak eksotika Pulau Sumba. Bedanya, keindahan itu dapat dinikmati lebih dekat dengan nuansa sejuk khas pegunungan Jawa Timur.

Akses menuju Bukit Kandang dimulai dari jalur Wonokoyo. Setelah mencapai titik parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 30–60 menit melalui jalur setapak menanjak yang dikelilingi vegetasi pegunungan. Bagi yang ingin lebih praktis, warga setempat menyediakan jasa ojek motor hingga area sabana, yang sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.

Di puncak bukit, pengunjung akan disambut hamparan rumput hijau yang tumbuh subur saat musim hujan. Dari kejauhan, Gunung Bromo menjulang gagah seolah menjadi penjaga alam. Setiap sudut Bukit Kandang menghadirkan latar foto yang menarik, mulai dari lekuk bukit bergelombang, langit dramatis, hingga kabut pagi yang menciptakan suasana mistis. Tak heran bila lokasi ini cepat menjadi primadona bagi pembuat konten digital.

Bukit Kandang juga menawarkan keteduhan bagi mereka yang ingin berpiknik atau sekadar melepas penat. Suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kota menjadikannya tempat ideal untuk duduk santai, menikmati bekal, hingga melakukan refleksi diri. Banyak pengunjung memanfaatkan ketenangan alam ini untuk menulis, merenung, atau sekadar menikmati keheningan.

Meski fasilitas masih terbatas, tersedia toilet sederhana dan warung kecil di sekitar bukit. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk resmi, hanya biaya parkir sebagai kontribusi pengelolaan. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, ketika udara masih segar, pengunjung belum ramai, dan cahaya matahari ideal untuk fotografi.

Dengan durasi kunjungan singkat sekitar 1–2 jam, Bukit Kandang cocok untuk wisata harian. Namun, bagi yang ingin berlama-lama, membawa perlengkapan piknik dan jaket hangat akan membuat pengalaman lebih nyaman.

Bukit Kandang bukan sekadar destinasi wisata baru, melainkan simbol keindahan alam lokal yang sederhana namun autentik. Ia mengingatkan bahwa ketenangan tidak selalu harus dicari jauh, cukup dengan sabana hijau, udara sejuk, dan ruang sunyi untuk merasa kembali dekat dengan alam. (man/fir)

Editor : M Firman Syah
#pasuruan #gunung bromo #wisata #sabana #Bukit Kandang