SURABAYA - Sejak diresmikan pada 21 November 2021 lalu, Jalan Tunjungan telah menjadi landmark dan ikon wisata baru di Surabaya. Setiap hari mulai pagi hingga malam, jalan sepanjang 863 meter yang buka 24 jam itu dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara.
Lewat konsep Tunjungan Romansa, Pemkot Surabaya ingin menghadirkan kembali nuansa Mlaku-Mlaku nang Tunjungan yang populer lewat lagu lawas yang dibawakan musisi legendaris arek Suroboyo, Mus Mulyadi.
Kini Jalan Tunjungan telah hadir sebagai ikon wisata baru dan salah satu destinasi favorit anak muda untuk kongkow bersosialisasi mencari eksistensi seraya menikmati suasana kota malam hari. Bak jalan-jalan populer lainnya. Seperti Blok M di Jakarta, Dago di Bandung, dan Malioboro di Jogja.
Dihidupkannya kembali Jalan Tunjungan ini karena Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin tempat heritage yang dulu menjadi salah satu lokasi latihan seni dan tempat perobekan bendera Belanda itu dapat dikenang oleh masyarakat.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menggandeng beberapa UMKM untuk ikut serta berjualan meramaikan Jalan Tunjungan. Maka tak heran jika di kawasan ini bisa menemui banyak sekali jenis makanan.
Bahkan di sepanjang Jalan Tunjungan kini mulai banyak pengusaha yang membuka tempat nongkrong atau coffee shop kekinian. Mulai tempat makan ala Korea, Jepang, Chinese, Italia, termasuk kuliner nusantara.
Berikut ini 5 coffee shop dan resto di Jalan Tunjungan yang menyajikan nuasa unik:
1. Depot Juang 45 Tunjungan
Depot yang berlokasi di Pasar Tunjungan ini merupakan tempat makan yang menyajikan nuasan ala 90-an dengan tembok keramik bernuansa putih perpaduan warna merah. Depot ini menjual makanan ala Singapura seperti nasi siram, nasi Singapura, dll.
2. 7 Stars
Resto 7 Star memiliki bangunan yang ikonik dengan nuansa keramik warna putih. Berada di Resto 7 Stars seakan membawa pengunjungnya serasa berada di Chinese Town Singapura yang menyajikan menu nasi hainan ayam dan bebek,mie karet, mie lebar, mie keriting dan lain-lain.
3. Kedai Ikiwae
Kedai dengan bangunan ala Italia ini cukup mencolok sehingga kerap menjadi salah satu lokasi favorit yang disukai pengunjung untuk berfoto. Kedai ini menyajikan berbagai varian menu khas Itali seperti pizza teri sambalodo, ogliolio, margarita, es krim dll.
4. Toko Kopi Padma
Coffeshop Toko Padma merupakan salah satu pilihan tempat nongkrong di Jalan Tunjungan yang menyajikan nuasa minimalis klasik dengan sentuhan bangunan cagar budaya. Coffeshop ini terkenal dengan beberapa produknya seperti kopi iris dan aren latte.
Tak hanya menyajikan minuman, Padma Coffe juga menyajikan menu nusantara yang bisa dicoba saat berkunjung.
5. Dimsum 515
Kedai Dimsum 515 ini berada di dalam Pasar Tunjungan yang menyajikan nuansa ala depot di Cina. Kedai ini cocok dikunjungi pecinta kuliner khas tionghoa karena menyajikan menu khas seperti wonton, siomay, keicak, kwetiau dan mie pangsit kuah.
Gretazia Lauren, salah satu warga yang sedang menikmati nuansa Jalan Tunjungan mengatakan, dirinya suka mengunjungi Ikiwae karena tempatnya unik dan makanannya enak. "Worth it untuk dicoba. Saya tadi membeli pizza sambalado dan boba drink. Kalau di Pasar Tunjungan saya suka Dimsum 515 karena wonton di sana enak dan suasanaya seperti ala-ala depot Cina di film-film," tuturnya. (mg2/jay)
Editor : Jay Wijayanto