RADAR SURABAYA – Tim Richie Robocon Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Wakil Indonesia pada ajang ABU Robocon 2026 di Hong Kong itu berhasil membawa pulang dua penghargaan, yakni Best Idea Award dan ROHM Award.
Prestasi tersebut melanjutkan keberhasilan Tim Richie Robocon ITS setelah sebelumnya mempertahankan gelar juara pertama pada Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026.
Ketua Tim Richie Robocon ITS, Muhammad Najmi Ihsan, mengatakan pencapaian di Hong Kong menjadi bukti konsistensi kerja keras seluruh anggota tim dalam mempersiapkan robot untuk kompetisi internasional.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Prestasi ini membuktikan konsistensi kerja keras seluruh anggota tim,” ujar Najmi, Rabu (2/9).
Andalkan Inovasi Mekanik
Menurut Najmi, salah satu faktor yang mengantarkan Tim Robocon ITS meraih Best Idea Award adalah inovasi mekanik yang diterapkan pada dua robot yang mereka gunakan dalam kompetisi.
Robot pertama menggunakan mekanisme three-axis arm.
Sementara itu, robot kedua dirancang dengan mekanisme menyerupai forklift yang berfungsi mengangkat Kung Fu Scroll.
Baca Juga: Kolaborasa Merdeka 81, Grand Inna Tunjungan Tutup Semarak Pasar Legi Vol. IV
“Kedua mekanik tersebut menggunakan material stainless steel dengan ketebalan 0,8 milimeter,” jelas mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.
Selain mengembangkan mekanik robot, Tim Richie juga melakukan inovasi pada sistem komunikasi.
Teknologi yang sebelumnya menggunakan cahaya diperbarui menjadi sistem berbasis QR Code.
Pengembangan tersebut membuat sistem komunikasi robot menjadi salah satu bagian penting dalam strategi tim menghadapi persaingan di ABU Robocon 2026.
Kemampuan robot juga ditingkatkan melalui pengembangan program otomatis. Sistem tersebut memungkinkan robot menangani kotak yang terjatuh sehingga performanya tetap optimal selama pertandingan.
Raih ROHM Award
Penghargaan lain yang berhasil dibawa pulang Tim Robocon ITS adalah ROHM Award.
Penghargaan tersebut berkaitan dengan penggunaan perangkat elektronik produksi ROHM Semikonduktor Jepang pada robot yang digunakan tim.
Najmi menyebutkan, perangkat elektronik ROHM digunakan sekitar 10 persen dari total komponen robot Tim Richie.
Baca Juga: Begini Jawaban KSAD TNI Terkait Jembatan Ambruk di Pangandaran
“Adapun penggunaan perangkat elektronik ROHM kurang lebih 10 persen dari total komponen robot tim ITS,” tuturnya.
ROHM Award diberikan langsung oleh salah satu sponsor utama ABU Robocon 2026 di Hong Kong.
Tim ITS Tembus Delapan Besar
Selain meraih dua penghargaan, Tim Richie Robocon ITS juga berhasil menembus delapan besar ABU Robocon 2026.
Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi tim ITS untuk menguji kemampuan robot sekaligus bertukar pengetahuan dengan peserta dari berbagai negara.
Najmi mengatakan pengalaman selama mengikuti KRAI hingga ABU Robocon memberikan banyak pelajaran bagi anggota tim.
Interaksi dengan tim dari berbagai negara membuka wawasan baru terkait pengembangan mekanik, pemrograman, serta teknologi robotik.
“Kami berharap ke depannya, tim Robocon ITS mampu meraih prestasi yang lebih tinggi lagi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” harapnya.
Prestasi Tim Richie Robocon ITS tersebut sekaligus menunjukkan komitmen ITS dalam mendorong inovasi dan pengembangan teknologi melalui pendidikan.
Capaian itu juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas serta poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan