Epson dan Balai Tekkomdik DIY Percepat Transformasi Pendidikan Digital Lewat Kelas Berbasis AI

Lainin Nadziroh • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:59 WIB
PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menggelar seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif.(humas)
PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menggelar seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif.(humas)

RADAR SURABAYA – Transformasi digital dalam dunia pendidikan semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap metode pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan kemajuan teknologi.

Sekolah kini dituntut mampu menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga memanfaatkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menjawab tantangan tersebut, PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menggelar seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong penerapan konsep Smart Classroom di sekolah. Seminar tersebut diikuti oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Yogyakarta.

Para peserta memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.

Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) DIY, Drs. Raden Suci Rahmadi, M.I.P. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa teknologi digital menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di era modern.

“Transformasi pendidikan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri. Sinergi ini menjadi langkah nyata menghadirkan pembelajaran inovatif sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), teknologi visual, dan sistem kelas pintar bukan lagi sekadar tren. Teknologi tersebut telah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif.

Melalui pemanfaatan teknologi, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan partisipasi siswa, serta membuka peluang terciptanya proses belajar yang lebih inklusif.

Sebagai mitra teknologi pendidikan, Epson Indonesia menghadirkan berbagai solusi visual untuk mendukung perubahan ruang kelas menjadi lingkungan belajar digital.

Teknologi tersebut meliputi proyektor dengan tampilan layar besar agar materi mudah dilihat seluruh siswa, solusi Epson Educart yang mendukung mobilitas perangkat pembelajaran, hingga proyektor interaktif Ultra Short Throw yang memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung melalui layar menggunakan pena digital maupun sentuhan jari.

Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia, Zanipar S.A. Siadari, menyampaikan bahwa Smart Classroom bukan hanya tentang menghadirkan perangkat teknologi di sekolah, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar.

“Bagi Epson, Smart Classroom bukan sekadar menaruh teknologi di ruang kelas. Yang terpenting, teknologi itu mampu menciptakan pengalaman belajar yang setara, di mana setiap siswa bisa melihat materi dengan jelas, berpartisipasi aktif, dan memahami pelajaran lebih baik,” tuturnya.

Dalam sesi “Menciptakan Ruang Belajar yang Atraktif dan Interaktif melalui Teknologi Visual Terkini dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan”, Epson membagikan praktik terbaik dalam membangun kelas digital.

Pembahasan mencakup penataan ruang belajar, penggunaan perangkat interaktif, hingga pemilihan teknologi visual yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan demonstrasi langsung berbagai solusi Smart Classroom yang dipandu Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia, Hesti Astina.

Simulasi tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam aktivitas belajar sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif.

Pada kesempatan yang sama, Fungsional PTP Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., memaparkan pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.

Ia menjelaskan pentingnya penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab agar teknologi dapat menjadi pendukung pembelajaran tanpa mengurangi peran guru sebagai fasilitator utama.

Dalam seminar ini, Epson turut memperkenalkan sejumlah solusi pendidikan, mulai dari proyektor 3LCD seri EB-E600 dan EB-X600 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 53 persen, proyektor EB-W56S Short Throw, hingga proyektor interaktif laser EB-770F dengan kemampuan sentuh melalui pena digital atau jari.

Selain perangkat visual, Epson juga menghadirkan solusi pendukung administrasi sekolah melalui printer EcoTank A4 dan A3 serta scanner dokumen seri ES-C330, ES-C320W, dan ES-C380W untuk membantu proses digitalisasi arsip.

Sementara kebutuhan ruang besar seperti auditorium dapat didukung proyektor laser EB-PU2220B dengan tingkat kecerahan hingga 20.000 lumen.

Melalui kolaborasi bersama Balai Tekkomdik DIY, Epson berharap semakin banyak institusi pendidikan mampu menerapkan teknologi pembelajaran secara optimal sesuai kebutuhan.

Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan industri menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi pendidikan digital serta mewujudkan ekosistem Smart School di Indonesia.(nin)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Transformasi Pendidikan Digital Digitalisasi Sekolah Smart Classroom Artificial Intelligence (AI) Pendidikan Epson Indonesia