Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Warna Kendaraan Ternyata Berpengaruh pada Suhu Kabin, Mobil Gelap Cenderung Lebih Panas

M Firman Syah • Senin, 8 Juni 2026 | 15:39 WIB
Perbandingan mobil berwarna hitam dan putih saat terpapar sinar matahari yang menunjukkan perbedaan suhu permukaan kendaraan. Foto: Pinterest.
Perbandingan mobil berwarna hitam dan putih saat terpapar sinar matahari yang menunjukkan perbedaan suhu permukaan kendaraan. Foto: Pinterest.

RADAR SURABAYA – Pemilihan warna kendaraan ternyata tidak hanya berkaitan dengan faktor estetika atau tren semata. Warna bodi kendaraan juga berpengaruh terhadap suhu kabin, terutama saat kendaraan terparkir di bawah paparan sinar matahari dalam waktu lama.

Belakangan, warna putih menjadi salah satu pilihan favorit konsumen dan mulai menggeser dominasi warna hitam. Selain memberikan kesan bersih dan modern, warna terang dinilai lebih nyaman digunakan di wilayah beriklim tropis karena tidak mudah menyerap panas.

Sejumlah pengujian yang pernah dilakukan Auto Bild Indonesia menunjukkan adanya perbedaan suhu yang cukup signifikan pada kendaraan dengan warna berbeda saat diparkir dalam kondisi cuaca yang sama.

Hasil pengujian menunjukkan kendaraan berwarna hitam mengalami kenaikan suhu paling tinggi dibandingkan warna lain. Sementara warna merah dan biru juga memiliki kemampuan menyerap panas yang relatif besar. Di sisi lain, warna silver dan putih tercatat memiliki suhu yang lebih rendah.

Secara ilmiah, fenomena tersebut terjadi karena warna gelap menyerap lebih banyak energi cahaya matahari dibandingkan warna terang. Energi cahaya yang terserap kemudian diubah menjadi panas, sehingga permukaan kendaraan dan suhu di dalam kabin meningkat lebih cepat.

Akibatnya, pengemudi dan penumpang akan merasakan suhu kabin yang lebih panas saat pertama kali masuk ke kendaraan. Kondisi ini membuat sistem pendingin udara (AC) harus bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu hingga mencapai tingkat kenyamanan.

Selain berpengaruh pada kenyamanan, suhu kabin yang tinggi juga berpotensi mempercepat penurunan kualitas sejumlah komponen interior. Jok berbahan kulit, dasbor, trim kabin, hingga perangkat elektronik dapat lebih cepat mengalami penurunan kualitas apabila terus-menerus terpapar suhu panas berlebih.

Meski demikian, warna kendaraan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi suhu kabin. Penggunaan kaca film, lokasi parkir, ventilasi kendaraan, hingga kualitas sistem pendingin juga turut berperan dalam menjaga kenyamanan selama berkendara.

Karena itu, saat memilih kendaraan, konsumen tidak hanya perlu mempertimbangkan faktor tampilan, tetapi juga aspek kenyamanan dan kondisi lingkungan tempat kendaraan akan digunakan sehari-hari. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
#warna kendaraan #tips otomotif #perawatan mobil #mobil #otomotif