RADAR SURABAYA - Di kawasan Kelurahan Sawunggaling, Wonokromo Surabaya terdapat jalan bernama Jalan Gunungsari Trem. Jalan ini dinamakan Jalan Gunungsari Trem karena lokasi jalan dahulu merupakan jalur trem uap yang menghubungkan Stasiun Wonokromo Kota hingga ke Stasiun Karangpilang (dulu Sepanjang).
"Dinamakan Jalan Gunungsari Trem karena jalan tersebut bekas lokasi jalur trem uap dari Wonokromo ke Karangpilang," kata Pegiat Sejarah Surabaya Nanang Purwono kepada Radar Surabaya.
Jalur trem uap Wonokromo Kota-Karangpilang dibangun oleh perusahaan Oost Java Stoomtram Maatschappij (OJS) untuk melayani penumpang dan barang. Jalur Wonokromo Kota-Karangpilang dibuka pada 27 September 1890. Kemudian jalur tersebut dilanjut hingga Krian pada 14 Februari 1898.
"Dulu jalurnya dari Stasiun Wonokromo melewati sekitar kantor pusat trem (OJS) di Joyoboyo ke barat melewati Jalan Gunungsari. Semakin ke barat jalur trem semakin mendekati sungai atau di tepi sungai hingga ke Stasiun Karangpilang," ucapnya.
Baca Juga: KOVO Resmi Umumkan Tryout Liga Voli Korea 2026-2027, Vanja Bukilic Kembali Berebut Kontrak
Dia menambahkan, saat ini bekas stasiun trem uap Karangpilang masih ada. Lokasinya persis di Jalan Mastrip atau sisi utara jembatan Tol Surabaya-Mojokerto Karangpilang.
Sementara bekas rel jalur Wonokromo Kota-Karangpilang juga masih bisa dijumpai seperti di sekitar Stasiun Karangpilang, kawasan Wonokromo, dan Gunungsari. Sebagian bekas rel terpendam tanah dan jalan.
"Operasional trem uap Wonokromo-Karangpilang berhenti total sekitar tahun 1978," ucapnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek