RADAR SURABAYA – Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu malam paling istimewa bagi umat Islam. Malam yang hadir pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Keutamaan tersebut membuat setiap amal ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang sangat besar. Karena itu, umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan agar dapat meraih keberkahan malam penuh kemuliaan tersebut.
Ada sejumlah amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar. Berikut beberapa di antaranya.
Baca Juga: Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah, Amalan Mustajab di 10 Malam Terakhir Ramadan
1. Melaksanakan Salat Malam (Qiyamul Lail)
Salah satu amalan utama adalah melaksanakan salat malam seperti tahajud dan witir. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, termasuk salat malam.
2. Membaca Al-Qur’an
Lailatul Qadar dikenal sebagai malam diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, memperbanyak membaca atau tilawah Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan agar umat Islam memperoleh keberkahan dan pahala yang berlimpah.
3. Memperbanyak Doa
Pada malam ini umat Islam dianjurkan memperbanyak doa. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang dianjurkan dibaca saat Lailatul Qadar, yaitu:
Allahumma innaka ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Baca Juga: Keutamaan I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan, Momen Mendekatkan Diri dan Meraih Lailatul Qadar
4. Berzikir dan Membaca Selawat
Mengisi malam dengan zikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir sangat dianjurkan. Selain itu, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW juga menjadi amalan yang bernilai pahala besar.
5. Bersedekah dan Melakukan Kebaikan
Sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan besar. Berbagi kepada sesama, membantu orang yang membutuhkan, serta melakukan berbagai amal baik lainnya diyakini dapat mendatangkan pahala berlipat ganda.
6. I’tikaf di Masjid
Bagi yang mampu, melakukan i’tikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW. Dengan i’tikaf, seorang Muslim dapat lebih fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Mengapa Lailatul Qadr Dirahasiakan? Ini Hikmah Besar di Balik Malam Paling Mulia di Ramadan
7. Muhasabah dan Memohon Ampunan
Malam Lailatul Qadar juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, memohon ampunan atas dosa yang telah lalu, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.
Dengan memaksimalkan berbagai amalan tersebut, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar serta memperoleh pahala yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (ida/fir)