Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

5 Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nuzulul Qur’an, Perbanyak Tilawah hingga Salat Malam

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 7 Maret 2026 | 04:20 WIB

Al-Qur'an.
Al-Qur'an.

RADAR SURABAYA – Malam Nuzulul Qur’an menjadi salah satu momen penting dalam bulan Ramadan. Peristiwa ini menandai awal turunnya wahyu Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Secara bahasa, nuzul berarti turun. Nuzulul Qur’an merujuk pada turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira melalui perantaraan Malaikat Jibril.

Mayoritas ulama menyebut peristiwa tersebut terjadi pada 17 Ramadan. Namun terdapat pula pendapat yang mengaitkannya dengan malam Lailatul Qadar yang berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Baca Juga: Mewujudkan Literasi Keumatan lewat Peringatan Nuzulul Quran

Al-Qur’an menjelaskan bahwa kitab suci tersebut diturunkan pada bulan Ramadan. Hal ini disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:
“Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang benar dan yang batil. Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir di bulan itu maka hendaklah ia berpuasa. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ

Artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”

Para ulama menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar. Setelah itu, wahyu diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun.

Meski dikenal sebagai malam Nuzulul Qur’an, para ulama menjelaskan tidak terdapat dalil sahih yang menetapkan ibadah khusus dengan tata cara tertentu pada malam 17 Ramadan. Namun malam tersebut tetap termasuk malam mulia di bulan Ramadan sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah.

Baca Juga: Bukan Alutsista, Warganet Indo Ramai Bahas Prediksi Nasib Israel dalam Al-Quran

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan dilakukan pada malam Nuzulul Qur’an.

1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
Malam Nuzulul Qur’an berkaitan erat dengan turunnya kitab suci Al-Qur’an. Karena itu, memperbanyak tilawah dan tadabbur menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa ketika wahyu pertama turun, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dan memerintahkan beliau membaca.

2. Qiyamul lail atau salat malam
Salat malam menjadi salah satu amalan utama di bulan Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Qiyamul lail dapat berupa salat tarawih, witir, maupun tahajud.

3. Memperbanyak doa
Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dan menjadi waktu mustajab untuk berdoa.

Rasulullah SAW bersabda:
“Ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang terzalimi.” (HR Tirmidzi)

Baca Juga: Tadarus Al Quran di Bulan Ramadhan dan Keutamaannya, Pahala Berlipat, Hati Makin Khusyuk

4. Muhasabah dan bertaubat
Turunnya Al-Qur’an merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada manusia. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 82:

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا

Artinya:
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an? Sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentu mereka akan menemukan banyak pertentangan di dalamnya.”

5. Memperbanyak sedekah
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan, terlebih pada bulan Ramadan.

Ibnu Abbas RA berkata:
“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadan.”
(HR Bukhari)

Karena itu, malam Nuzulul Qur’an dapat dijadikan momentum untuk memperbanyak sedekah sebagai bentuk syukur atas turunnya petunjuk Allah SWT. (rif/fir)

Editor : M Firman Syah
#sedekah #salat malam #ramadan #Nuzulul Qur an #tilawah al quran