Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keistimewaan Bangunan Masjid Jamik Peneleh Surabaya, Jejak Sunan Ampel di Kampung Penuh Sejarah

Andy Satria • Minggu, 1 Maret 2026 | 11:12 WIB

MEGAH: Masjid Jamik Peneleh diyakini sebagai peninggallan Sunan Ampel.
MEGAH: Masjid Jamik Peneleh diyakini sebagai peninggallan Sunan Ampel.

RADAR SURABAYA - Kampung Peneleh tak hanya dikenal sebagai kawasan bersejarah di Kota Surabaya.

Di balik gang-gang sempit dan padatnya permukiman warga, berdiri sebuah masjid yang diyakini sebagai peninggalan Raden Rahmat atau Sunan Ampel. Salah satu tokoh penyebar agama Islam di Jawa.

Masjid tersebut berada di Jalan Peneleh V Surabaya, dan dikenal dengan nama Masjid Jamik Peneleh.

Meski lokasinya tersembunyi di tengah perkampungan, bangunannya cukup luas dan tampak megah.

Hingga kini, masjid tersebut masih difungsikan sebagai tempat ibadah.

Secara arsitektur, Masjid Jamik Peneleh memiliki karakter yang kuat. Model bangunannya masih terlihat autentik.

Hal itu menunjukkan bahwa masjid ini tidak banyak mengalami renovasi besar sejak pertama kali berdiri.

Pegiat sejarah Kota Surabaya, Nur Setiawan, menyebut Sunan Ampel dipercaya sebagai pendiri Masjid Jamik Peneleh.

Dalam sejumlah literatur, masjid tersebut diperkirakan berdiri pada abad ke-15, tepatnya sekitar tahun 1421.

“Saat Sunan Ampel menetap di Peneleh. Menurut cerita yang berkembang, masjid ini didirikan bahkan sebelum Masjid Ampel yang sekarang dikenal luas,” ujarnya.

Wawan, sapaan Nur Setiawan mengatakan bahwa sebelum menetap di kawasan Ampel, Raden Rahmat lebih dulu tinggal di Peneleh.

Di wilayah itu sudah ada komunitas muslim yang berkembang. “Artinya sebelum ke sana, ke Peneleh dulu,” ucapnya.

Pada awal berdiri, bangunan masjid tersebut masih berupa musala kecil.

Seiring waktu, tepatnya pada abad ke-18, bangunan itu dipugar dan diperluas hingga menjadi seperti sekarang.

Masjid Jamik Peneleh pun menjadi pusat dakwah di wilayah Peneleh.

Peran Sunan Ampel dalam menyebarkan ajaran Islam di kawasan tersebut sangat besar.

Kampung Peneleh sendiri dikenal sebagai salah satu kampung tua di Surabaya yang menyimpan banyak jejak sejarah.

Dari sisi arsitektur, masjid ini memiliki atap limas tiga susun yang menyerupai joglo.

Dindingnya bercat putih tulang dan dihiasi ornamen keramik.

Pada bagian langit-langit terdapat hiasan kaligrafi bertuliskan nama sahabat Nabi Muhammad SAW, seperti Abu Bakar as-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Bangunan masjid berdiri di atas lahan seluas sekitar 999 meter persegi.

Seluruh sisi temboknya dikelilingi 25 ventilasi dan lima daun jendela berhiaskan aksara Arab yang memuat nama-nama 25 nabi. (sam/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Surabayapedia #Raden Rahmat di Peneleh #bangunan bersejarah #Sunan Ampel di Peneleh #masjid jamik peneleh