Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gedung Internatio, Saksi Bisu Perlawanan Arek-Arek Suroboyo dalam Pertempuran 10 November

Andy Satria • Selasa, 11 November 2025 | 19:39 WIB

 

MEGAH: Gedung Internatio dibangun pada tahun 1927 oleh Algemeen Ingenieur Architecten Bureau.
MEGAH: Gedung Internatio dibangun pada tahun 1927 oleh Algemeen Ingenieur Architecten Bureau.

RADAR SURABAYA - Kawasan Kota Lama Surabaya merupakan salah satu sudut kota yang telah direvitalisasi oleh Pemkot Surabaya sebagai salah satu tujuan wisata Kota Pahlawan.

Di kawasan tersebut berdiri Gedung Internatio yang merupakan salah satu saksi bisu perlawanan arek-arek Suroboyo, dalam peperangan kemerdekaan Indonesia di 10 November 1945.

Menurut pegiat sejarah Kota Surabaya, Nur Setiawan, Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handel Vereeniging yang berada di sisi utara Taman Sejarah inj, dibangun pada tahun 1927 oleh Algemeen Ingenieur Architecten Bureau dan selesai pada tahun 1931.

"Arsiteknya bernama Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels. Pada mulanya gedung ini berfungsi sebagai kantor pengelola perdagangan pada masa kolonial Belanda," jelas Nur Setiawan.

Pria yang akrab disapa Wawan ini mengisahkan, pada saat peperangan para pemuda Indonesia yang tergabung dalam TKR, laskar hingga arek-arek Kampung Suroboyo merapatkan barisan sejak malam tgl 27 Oktober 1945.

"Pihak Inggris saat itu bermarkas di Gedung Internatio, dan dikepung oleh para pejuang Indonesia. Hingga akhirnya salah satu perwira Inggris bernama AWS Mallaby, tewas terbunuh di dekat Gedung Internatio tersebut," kisah Wawan.

"Sejak itu pihak tentara Inggris menyebarkan ultimatum agar arek-arek Suroboyo menyerah pada tanggal 10 November 1945, lalu meletuslah perang dahsyat," tambahnya.

Saat ini Gedung Internatio yang merupakan bagian dari sejarah, telah ditetapkan sebagai salah satu bangunan Cagar Budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Terawat sangat baik, dan bisa dinikmati masyarakat Surabaya dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Lama. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Surabayapedia #taman sejarah #Gedung Internatio #arek-arek suroboyo #Radar Surabaya #Nur Setiawan