RADAR SURABAYA - Di Jembatan Peneleh Surabaya ada bekas lubang tembakan yang masih bisa dijumpai hingga sekarang.
Lubang di pagar jembatan itu merupakan bekas tembakan dari senjata pasukan tentara Inggris saat perang November 1945 di Surabaya.
Jembatan Peneleh sendiri dibangun pada tahun 1900-an oleh Pemerintah Hindia-Belanda.
Jembatan tersebut menghubungkan kawasan Peneleh dengan Gemblongan.
Jembatan Peneleh setipe dengan Jembatan Merah.
Ketua Begandring Soerabaia Achmad Zaki Yamami mengatakan, di Jembatan Peneleh itu dahulu menjadi lokasi pertempuran pada 15 November 1945 hingga 17 November 1945.
"Ada tiga (lubang) bekas tembakan. Lubang bekas tembakan ada di sisi selatan jembatan," ucapnya kepada Radar Surabaya, Senin (14/7).
Zaki menambahkan, di Jembatan Peneleh pernah terjadi pertempuran pada 15 hingga 17 November 1945.
Tembakan yang menyebabkan tiga lubang di pagar jembatan itu berasal dari senjata tentara Inggris yang akan menyerang Tunjungan dari arah Gemblongan.
"Yang mempertahankan Jembatan Peneleh ada dari TKR Laut, Pasukan Laskar Hizboellah dan PRI Sektor Peneleh," sebutnya.
Akibat pertempuran di Jembatan Peneleh itu banyak korban dari pihak pejuang Indonesia gugur. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa