Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KH Hasan Gipo, Saudagar Kaya yang Juga Ketua PBNU Pertama

M. Mahrus • Rabu, 16 Oktober 2024 | 18:57 WIB
KH Hasan Gipo.
KH Hasan Gipo.

RADAR SURABAYA -Bagi sebagian masyarakat Surabaya mendengar nama Gipo mungkin terasa asing. 

Namun bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Surabaya Utara, mungkin mendengar nama Gipo akan teringat akan Langgar Gipo yang ada di kawasan Ampel.

KH Hasan Basri Sagipodin atau Hasan Gipo memang merupakan keturunan keluarga yang membangun Langgar Gipo. 

Oleh sebab itu nama musala tersebut menggunakan nama keluarganya.

KH Hasan Gipo adalah ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pertama. Dia lahir di Ampel Surabaya tahun 1896.

Hasan Gipo merupakan generasi kelima dari dinasti Gipo. Sebagai keturunan saudagar muslim besar kaya raya, Hasan Gipo mendapatkan pendidikan cukup memadai sejak kecil.

Selain belajar di pesantren, Hasan Gipo juga mendapatkan pendidikan umum ala Belanda.

"KH Hasan Gipo merupakan ketua umum Nahdlatul Ulama (NU) yang pertama. Beliau adalah saudagar muslim sekaligus penyandang dana Nahdlatul Ulama pada awal organisasi ini berdiri," ujar Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan kepada Radar Surabaya.

Keluarga Gipo dahulu tinggal di kawasan sekitar Langgar Gipo atau kini Jalan Kalimas Udik I, Surabaya. Kawasan tersebut dahulu pernah dinamakan Gang Gipo.

Sebab keluarga besar Gipo bermukim atau tinggal di kawasan tersebut. Salah satu bukti yang masih dijumpai hingga kini adalah keberadaan Langgar Gipo peninggalan keluarga besar Gipo.

Langgar tersebut kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemkot Surabaya.

KH Hasan Gipo sendiri wafat pada tahun 1934 di Surabaya. "Makamnya ada di sisi timur Masjid Ampel. Masih satu komplek makam sama KH Mas Mansyur," tukasnya. (rus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Surabayapedia #Saudagar kaya #KH Hasan Gipo #Langgar Gipo #sejarah Surabaya