RADAR SURABAYA — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Surabaya melalui program Santri Sehat. Kali ini, layanan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis menyapa warga Kecamatan Krembangan, Minggu (20/9).
Bertempat di Masjid Taqwiyatul Muslimin, Jalan Gresik Gadukan 168, ratusan warga mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi. Tak sekadar mendapatkan layanan kesehatan, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini penyakit.
Ketua LKNU Surabaya dr Akbar Fahmi mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin Santri Sehat yang digelar secara bergilir dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya di Kota Surabaya.
“Alhamdulillah, bulan ini kami perdana bertempat di MWCNU Krembangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai, warga terlebih dahulu mengikuti penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan secara serentak. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi LKNU Surabaya bersama Yayasan Elemen Kesehatan Nusantara dan diikuti ratusan dokter dari berbagai kota di Indonesia.
Menurut dr Akbar, kehadiran layanan kesehatan gratis sekaligus edukasi menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Sebab, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga melalui pengetahuan dan pemeriksaan secara berkala.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan tambahan bekal melalui penyuluhan kesehatan, sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PCNU Kota Surabaya untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang memberikan manfaat langsung.
Sementara itu, Katib MWCNU Krembangan sekaligus Ketua Takmir Masjid Taqwiyatul Muslimin, KH M Mansyur Hamid S.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara PCNU dan MWCNU melalui layanan kesehatan menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena jamaah kami mendapatkan pelayanan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” katanya.
Kiai Mansyur berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut, bahkan kegiatan serupa bisa kembali digelar di lokasi yang sama pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga kegiatan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk menjadi lebih sehat. Dengan kondisi yang sehat, kita dapat lebih banyak melakukan aktivitas yang memberikan kemanfaatan bagi diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Pelaksana M. Hisam, S.El., M.E menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya ditujukan untuk memberikan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan begitu, potensi penyakit dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara tepat,” harap nya.
Hisam juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Takmir Masjid Taqwiyatul Muslimin yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca Juga: LKNU Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan Umat, Warga Serbu Terapi Nyeri Gratis
Menurut dia, kolaborasi berbagai pihak menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dapat tumbuh dari lingkungan sekitar. Karena itu, bakti sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari budaya kepedulian dan pelayanan kepada sesama.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (ind/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya