Terima Silaturahmi Pengurus PAN Surabaya, Cahyo Sebut Gerindra Buka Komunikasi dengan Semua Parpol

Mus Purmadani • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:26 WIB
KOORDINASI: Pengurus PAN Surabaya saat silaturahmi dengan keluarga besar DPC Partai Gerindra Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
KOORDINASI: Pengurus PAN Surabaya saat silaturahmi dengan keluarga besar DPC Partai Gerindra Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Keluarga besar DPC Partai Gerindra Surabaya bersama Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya menerima kunjungan silaturahmi pengurus baru DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya, Selasa (15/9) sore. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kedua partai politik (parpol) yang selama ini memiliki kedekatan dalam perjalanan politik, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso mengatakan, kunjungan jajaran pengurus baru PAN Surabaya menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Partai Gerindra. Menurutnya, Gerindra dan PAN memiliki sejarah panjang dalam membangun komunikasi politik. Hubungan tersebut juga tidak terlepas dari kedekatan kedua partai dalam mendukung Presiden Prabowo Subianto.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Partai Gerindra mengingat hubungan sejarah yang panjang dengan PAN maupun Bapak Prabowo, baik di tingkat kota maupun nasional,” kata Cahyo.

Baca Juga: Gelar PGTC di ITS, PT Pertamina Kenalkan Industri Energi ke Mahasiswa

Dalam pertemuan tersebut, Gerindra juga menyampaikan apresiasi kepada PAN yang dinilai konsisten membersamai, mendukung, menyukseskan, sekaligus mengevaluasi berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo.

Dukungan tersebut, lanjut Cahyo, diharapkan tidak sekadar menjadi dukungan politik, tetapi turut memastikan program pemerintah memberikan dampak konkret bagi masyarakat.

“Gerindra menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PAN yang selalu konsisten membersamai, mendukung, menyukseskan, dan mengevaluasi program-program strategis Presiden Bapak Prabowo Subianto agar berjalan maksimal dan berdampak konkret bagi masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga: SMAN 3 Jadi Kampiun Turnamen Bahlil Minisoccer Zona 5 Bojonegoro

Selain memperkuat silaturahmi, pertemuan kedua partai juga membicarakan persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Gerindra menilai Surabaya harus menjadi rumah bersama bagi seluruh kekuatan politik untuk membangun perjuangan yang inklusif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Karena itu, Gerindra membuka ruang komunikasi dengan seluruh partai politik di Surabaya, termasuk PAN. Pembahasan juga akan melibatkan DPRD Kota Surabaya, pemerintah kota serta penyelenggara pemilu sesuai tahapan dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga: Tujuh Pengendara Ditindak di Pintu Masuk Jembatan Suramadu Surabaya

“Prinsip Gerindra adalah menjadikan Surabaya sebagai rumah bersama perjuangan politik yang diiringi oleh kekuatan partai politik yang inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Cahyo.

Salah satu isu yang turut menjadi perhatian adalah wacana penyesuaian jumlah daerah pemilihan (dapil) untuk Pemilu 2029.

Cahyo menegaskan, Gerindra masih menunggu tahapan resmi yang akan dibahas DPRD Kota Surabaya, pemerintah kota dan KPU. Karena itu, pihaknya belum ingin mengambil kesimpulan terkait jumlah dapil sebelum ada pembahasan resmi. Namun, Gerindra mendorong agar pembahasan dilakukan secara terbuka dan melibatkan lintas partai politik.

Baca Juga: Sanggar Mulyo Joyo Enterprise Surabaya Jadi Jujukan Pelajar Asing Belajar Tari

“Yang lebih penting bagi Gerindra adalah berdiskusi lintas partai politik di Surabaya untuk mencari formula terbaik guna meningkatkan partisipasi pemilih serta edukasi dan literasi politik masyarakat,” tuturnya.

Gerindra juga berpandangan bahwa istilah yang digunakan sebaiknya penyesuaian jumlah dapil, bukan semata-mata penambahan dapil. Menurut Cahyo, penyesuaian harus dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat sekaligus keberadaan dan kekuatan politik para anggota DPRD maupun calon legislatif.

“Gerindra sepakat bahwa bahasa yang digunakan adalah penyesuaian jumlah dapil, bukan sekadar penambahan, agar tidak merugikan rakyat maupun mengurangi eksistensi serta kekuatan politik anggota DPRD dan calon legislatif,” tegasnya.

Baca Juga: Kronologi Pengendara Motor Jatuh Hantam Pembatas Jalan Dupak Surabaya, Penumpang Meninggal Dunia

Sementara itu, Ketua DPD PAN Surabaya Ghofar Ismail mengatakan kunjungan ke kantor DPC Gerindra Surabaya merupakan bagian dari upaya menyambung silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarpengurus partai.Ghofar mengapresiasi sambutan jajaran Gerindra Surabaya yang menurutnya berlangsung sangat baik.

“Kita berkunjung di DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, diterima dengan luar biasa. Tempat, hidangan, dan semuanya sudah dicukupi,” kata Ghofar.

Dia menegaskan, PAN Surabaya siap membangun kerja sama dan bergerak bersama untuk mendukung agenda pembangunan nasional maupun Kota Surabaya.

Baca Juga: Dari Gadai Emas hingga KUR Mikro, Holding Ultra Mikro Bawa Mur Dwi A Sukses Jadi Petani di Merauke  

“Kita juga bersama-sama bersolid bergerak menuju Indonesia yang maju dan juga untuk Kota Surabaya dan melaksanakan program-program Prabowo sampai tuntas, sampai selesai,” ujarnya.

Ghofar menambahkan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masing-masing partai untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru. “Kita menyambung silaturahim. Nanti berkaitan apa, pengurus kita sampaikan di pengurus Gerindra, juga Gerindra menyampaikan pengurus di Kota Surabaya disampaikan ke pusat,” jelasnya.

Terkait pembahasan dapil untuk Pemilu 2029, Ghofar mengatakan PAN menyerahkan pembahasan teknis kepada pihak yang memiliki kewenangan. Namun, PAN berharap apabila terjadi perubahan jumlah kursi maupun dapil, formulanya tetap dilakukan secara proporsional. (mus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
parpol terbaru partai PAN pertemuan gerindra