Ustadz Rohim Kembali Nahkodai MI Muhammadiyah 28 Surabaya

Indra Wijayanto • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 20:30 WIB
KEMBALI DIPERCAYA: Ustadz Rohim, S.H.I., M.Pd. (tengah) menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan MI Muhammadiyah 28 Surabaya periode 2026–2030.(IST/RADAR SURABAYA)
KEMBALI DIPERCAYA: Ustadz Rohim, S.H.I., M.Pd. (tengah) menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan MI Muhammadiyah 28 Surabaya periode 2026–2030.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA — Kepercayaan kembali diberikan kepada Ustadz Rohim, S.H.I., M.Pd. untuk melanjutkan kepemimpinan di MI Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya, ia resmi dikukuhkan untuk periode 2026–2030.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Muhammad Jemadi, M.A., M.Pd. Momentum ini sekaligus menandai keberlanjutan kepemimpinan Ustadz Rohim dalam membawa madrasah terus bertumbuh dan memperkuat kualitas pendidikan.

Bagi Ustadz Rohim, kepercayaan untuk kembali memimpin bukan sekadar kelanjutan dari periode sebelumnya. Amanah tersebut menjadi dorongan untuk menghadirkan langkah-langkah baru sekaligus memperkuat berbagai capaian yang telah dibangun.

“Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab yang besar. Kepercayaan yang kembali diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan yang terbaik, menjaga apa yang sudah baik, sekaligus menghadirkan inovasi untuk membawa MIM Dupan Surabaya semakin maju,” ujar Ustadz Rohim, Sabtu (12/9).

Baca Juga: Semangat Kemerdekaan, MIM Dupan Surabaya Tanamkan Kepedulian, Nasionalisme, dan Prestasi

Ia menegaskan, keberhasilan madrasah tidak dapat dibangun melalui kerja seorang kepala sekolah semata. Kolaborasi seluruh unsur madrasah menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan.

AMANAH BARU: Membawa MI Muhammadiyah 28 Surabaya terus berkembang dan berprestasi.(IST/RADAR SURABAYA)
AMANAH BARU: Membawa MI Muhammadiyah 28 Surabaya terus berkembang dan berprestasi.(IST/RADAR SURABAYA)

“Kami ingin membangun kebersamaan. Guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh keluarga besar madrasah memiliki peran penting. Dengan kolaborasi dan semangat yang sama, insyaallah berbagai target pada periode 2026–2030 dapat kita wujudkan bersama,” tambahnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya yang disampaikan Ustadz Drs. Sugeng Purwanto selaku Sekretaris Dikdasmen PDM Kota Surabaya. Pembacaan SK menjadi bagian penting sebelum Ustadz Rohim kembali menerima amanah untuk memimpin madrasah selama empat tahun ke depan.

Pelantikan periode kedua tersebut tidak sekadar menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga menjadi peneguhan atas kepercayaan dan tanggung jawab untuk melanjutkan berbagai program serta capaian yang telah dibangun pada periode sebelumnya.

Baca Juga: MIM Dupan Raih Radar Surabaya Awards 2026, Bukti Komitmen Membangun Generasi Berkarakter

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Timbang Terima dan Akad Amanah. Prosesi tersebut diikuti unsur PDM Kota Surabaya, Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta Majelis Dikdasmen PCM.

Memasuki periode kedua, Ustadz Rohim menghadapi tantangan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih. Dukungan seluruh keluarga besar madrasah menjadi modal penting untuk menghadirkan inovasi, memperkuat mutu pembelajaran, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin unggul dan berkemajuan.

“Dengan amanah baru ini, kami berharap dapat terus membawa MI Muhammadiyah 28 Surabaya berkembang, menorehkan lebih banyak prestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan,” pungkasnya. (ind/gun)

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
mim dupan mim dupan surabaya pimpinan MI Muhammadiyah Sekolah di Surabaya