RADAR SURABAYA - Tiga pemuda yang sempat diamankan Tim Jogoboyo Polrestabes Surabaya di Jalan Kedungdoro, Surabaya, sempat dimintai keterangan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mereka diketahui tidak terlibat saat pemukulan tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung mengatakan, saat dimintai keterangan ketiganya tidak terlibat pemukulan terhadap korban. Mereka baru datang ke lokasi. Mereka datang datang karena undangan untuk kumpul bersama gangster tersebut.
"Saat mereka datang ada Tim Jogoboyo sehingga ketakutan dan melarikan diri. Sudah kami serahkan ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan," ujarnya saat dihubungi Radar Surabaya, Selasa (8/9).
Baca Juga: Kendaraan Roda Tiga Terbakar di Tandes Lor Surabaya, Baju Laundry Milik Pelanggan Hangus
Kronologi Pemuda Diduga Gangster Diamankan Tim Jogoboyo
Diberitakan sebelumnya, Tim Jogoboyo Satsamapta Polrestabes Surabaya menutup Jalan Kedungdoro, Surabaya, Senin (7/9) dini hari. Namun, pengendara yang diduga anggota geng ini sempat diblokade. Mereka terus melaju dan menghindari hadangan polisi hingga akhirnya berhasil diamankan. Tiga orang gangster diamankan dan diserahkan Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Ketiga pemuda ini RAP, 19, AAD, 22, dan AAF, 16, ketiganya warga Menganti, Gresik. Mereka diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban MKF, 21, warga Mulyorejo, Surabaya, dan FH, 20.
Baca Juga: Beli Makanan Kucing, Pria Terekam Gasak Dua Kardus Minyak Goreng di Banyu Urip Wetan Surabaya
"Korban MKF mengalami luka di robek di bibir sementara FH mengalami memar di tangannya akibat dikeroyok," jelas Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra.
Kejadian bermula saat polisi mendapat laporan adanya dugaan pengeroyokan yang dilakukan kelompok pemuda atau gangster. Tim Jogoboyo langsung ke lokasi dan sempat melihat beberapa pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.
Tim Jogoboyo langsung memblokade jalan saat geng ini melarikan diri. Setelahnya, nampak dua sepeda motor menghindari hadangan anggota. Polisi langsung mengejar keduanya dan akhirnya berhasil diamankan.
Baca Juga: Real Madrid vs Inter Milan: Chivu Ungkap Inter Milan Makin Berkembang Jelang Hadapi Real Madrid
Ketiganya kemudian diamankan dan dibawa ke Polrestabes Surabaya. Mereka diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk proses selanjutnya. "Kami serahkan tiga terduga pelaku ini ke Satreskrim," tuturnya.
Erika mngimbau, agar masyarakat yang menjumpai atau mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan bantuan polisi bisa menghubungi 110. "Kami siap 24 jam merespon laporan masyarakat Surabaya," terangnya.
Ia menegaskan akan menindak tegas pelaku kejahatan atau gangster yang masih berulah di wilayah Surabaya. "Berhenti melakukan perbuatan yang mengganggu kamtibmas atau kami tindak tegas dan keras," tegasnya.(gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya